Tentara Suriah Gagalkan Upaya Kelompok Ekstremis Melarikan Diri dari Aleppo

Para teroris mulai berusaha melarikan diri pada Sabtu (9/7) malam.

Tentara Suriah dan milisi setempat berhasil mengalahkan pasukan ekstremis front al-Nusra dan Jaish al-Islam yang mencoba untuk keluar dari pinggiran utara Aleppo. Demikian hal tersebut dilaporkan Sputnik, mengacu pada sumber milisi yang mengatakan kepada RIA Novosti, Minggu (10/7).

Pada Minggu (3/7), Tentara Suriah berhasil merebut peternakan Mallah di tepi timur laut Aleppo. Keberhasilan ini otomatis memotong rute pasokan penting kelompok ekstremis antara Suriah dan Turki.

"Teroris Jabhat al-Nusra, Jaish al-Islam, dan kelompok-kelompok militan yang lebih kecil berusaha bergabung untuk menerobos pengepungan di daerah sekitar rute Castillo di peternakan Mallah. Dukungan artileri dan udara sangat membantu kami. Pertempuran cukup sengit. Kami tidak akan mampu menahan posisi kami tanpa adanya dukungan (artileri dan serangan udara)," kata sumber milisi di Aleppo menambahkan.

Menurut narasumber, para teroris mulai berusaha melarikan diri pada Sabtu (9/7) malam. Lebih dari 20 militan dan empat anggota milisi tewas dalam pertempuran.

Lebih dari 40 persen wilayah Aleppo diperkirakan berada dalam kendali kelompok teroris, termasuk Jaish al-Islam, Ahrar ash-Sham, dan front al-Nusra.

Suriah terjerumus pada perang saudara sejak 2011 setelah meletusnya protes antipemerintah. Perang saudara berubah dengan cepat dan meningkat menjadi perang multidimensi yang telah menewaskan lebih dari 270 ribu orang dan memaksa jutaan warga Suriah meninggalkan rumah mereka.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.