Lawan ISIS, Turki Mungkin Akan Izinkan Rusia Pakai Pangkalan Udara Incirlik

Ankara saat ini sudah mengizinkan AS, Jerman, Inggris, Qatar, dan Arab Saudi menggunakan markas Incirlik.

Turki mungkin akan izinkan Rusia untuk menggunakan markas udara Incirlik demi memerangi teroris ISIS, demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Çavuşoğlu dalam siaran langsung di stasiun televisi TRT, Senin (4/7). 

"Kami akan bekerja sama dengan semua yang menentang ISIS. Kami telah membuka markas Incirlik bagi siapa saja yang ingin terjun langsung dalam pertempuran. Mengapa tidak bekerja sama dengan Rusia?" kata sang menteri.

Menteri luar negeri Turki menyebutkan ia telah berdiskusi mengenai pergulatan melawan terorisme dengan Menlu Rusia Sergey Lavrov di Sochi pada Jumat (1/7) lalu. 

"Turki siap untuk bekerja sama. Terorisme adalah musuh bersama kita. Mekanime pertempuran gabungan penting untuk mencegah insiden buruk (di antara pihak-pihak yang bertempur melawan ISIS)," katanya.

Ankara saat ini sudah mengizinkan AS, Jerman, Inggris, Qatar, dan Arab Saudi menggunakan markas Incirlik.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.