PM Rusia Sebut Hasil Referendum Inggris Penting bagi Ekonomi Dunia

Hasil referendum Inggris untuk keluar dari Uni Eropa tak hanya penting bagi negara itu sendiri, tapi juga bagi perekonomian dunia.

Hasil referendum Inggris untuk keluar dari Uni Eropa (Brexit) tak hanya penting bagi negara itu sendiri, tapi juga bagi perekonomian dunia. Demikian hal tersebut disampaikan Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev mengatakan, seperti yang dikutip Sputnik, Jumat (24/6).

Pada Kamis (23/6) lalu, Inggris menyelenggarakan referendum terkait status keanggotaan negara tersebut di Uni Eropa. Sebanyak 52 persen atau 17,4 juta warga Inggris memilih untuk keluar dari anggota Uni Eropa, sedangkan 16,1 juta warga memilih untuk tetap di Uni Eropa.

Dalam merespons hal ini, Medvedev mengatakan, “(Brexit) jelas akan memberikan hasil penting tak hanya terhadap Inggris dan Uni Eropa, tetapi juga terhadap perekonomian dunia secara keseluruhan karena harga minyak telah turun. Akibat referendum, nilai tukar mata uang pound sterling dan euro mengalami tekanan. Selain itu, volatilitas pasar komoditas dan pasar saham juga telah mengalami perubahan yang signifikan,” ujar Medvedev.

Sang perdana menteri juga mengatakan bahwa Moskow akan menganalisisi hasil referendum Brexit dan akan mengambil keputusan yang sejalan dengan kepentingan ekonomi Rusia.

“Kami jelas tidak merasa senang terkait hal ini (Brexit). Hasil referendum menambah risiko terhadap perekonomian dunia, dan itu berarti perekonomian kami juga bisa terkena risikonya. Menganalisis konsekuensi Brexit merupakan hal yang sangat penting agar kami dapat mengambil keputusan yang sesuai dengan kepentingan ekonomi Rusia,” terang Medvedev.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.