Mantan Presiden Prancis Ajak Uni Eropa Tingkatkan Dialog dengan Rusia

Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mengajak komunitas Eropa untuk lebih independen dari AS.

Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mengingatkan ancaman yang muncul akibat ketegangan politik antara Rusia dengan Uni Eropa.

Dalam konferensi ekonomi Partai Persatuan Demokratis Kristen (CDU) di Berlin pada Selasa (21/6) lalu, Sarkozy mengajak untuk meningkatkan upaya dialog antara Uni Eropa dengan Rusia. Ia juga mengingatkan ketegangan politik antara Moskow dengan Brussel akan menciptakan ancaman tersendiri.

“Kita mungkin hanya dapat menyelesaikan permasalahan antara Uni Eropa dengan Rusia melalui jalur dialog. Oleh karena itu, kita perlu untuk berunding satu sama lain,” ujar Sarkozy. Ia juga mengimbau agar masyarakat internasional tak menciptakan euforia seperti masa Perang Dingin dahulu.

Sarkozy menggarisbawahi ancaman terbesar bagi demokrasi di Eropa saat ini adalah kehadiran kelompok teroris ISIS dan Al-Qaeda. Moskow telah memberlakukan larangan terhadap kehadiran dua kelompok tersebut di Rusia.

Pada saat yang sama, Sarkozy mengajak komunitas Eropa untuk lebih independen dari AS dan membentuk institusi moneter secara mandiri.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.