Mantan Presiden Prancis Tak Dukung Pengintegrasian Ukraina ke dalam NATO

Memasukkan Ukraina ke dalam NATO akan menjadi suatu kesalahan besar, kata mantan presiden Prancis.

Memasukkan Ukraina ke dalam NATO akan menjadi suatu kesalahan besar, kata mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, seperti yang dikutip Sputnik, Kamis (16/6).

"Ukraina tidak dapat memilah-milih siapa yang akan menjadi mitranya. Ukraina adalah teman Rusia dan harus menjadi teman Eropa. Inilah mengapa saya selalu percaya bahwa mengintegrasikan Ukraina ke dalam NATO — mengintegrasikan Ukraina ke Eropa — akan menjadi kesalahan besar," kata Sarkozy di pada Froum Ekonomi Internasional Sankt Petersburg (SPIEF).

SPIEF merupakan agenda bisnis tahunan di Rusia yang telah diselenggarakan sejak 1997. Peserta utama SPIEF antara lain adalah para pimpinan perusahaan Rusia dan perusahaan internasional terkemuka, kepala negara dan pimpinan partai politik, perdana menteri, wakil perdana menteri, para menteri, serta gubernur.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.