UEFA Resmi Jatuhkan Denda 150 Ribu Euro pada Uni Sepak Bola Rusia

Selain itu, UEFA juga mengeluarkan kebijakan penangguhan diskualifikasi untuk timnas Rusia

Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) menjatuhkan denda sebesar 150 ribu euro (sekitar 2,2 miliar rupiah) kepada Uni Sepak Bola Rusia (RFU) atas kerusuhan yang melibatkan suporter sepak bola Rusia selama laga pembuka tim nasional mereka melawan Inggris pada Piala Eropa 2016 minggu lalu.

"Hari ini, Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA (CEDB) bertemu RFU di Paris untuk mengurus proses disipliner, menyusul insiden yang terjadi di Stade Velodrome, Marseille, usai pertandingan melawan Inggris pada 11 Juni lalu," bunyi pernyataan dari CEDB.

"CEDB menjatuhkan denda kepada RFU atas gangguan publik, penggunaan kembang api, dan perilaku rasis suporter Rusia. Karena itu, CEDB memutuskan untuk menjatuhkan denda sebesar 150 ribu euro," kata pernyataan tersebut.

Selain itu, UEFA juga mengeluarkan kebijakan penangguhan diskualifikasi untuk timnas Rusia. Ini berarti, timnas Rusia akan didiskualifikasi dari turnamen sepak bola utama Eropa jika kasus serupa yang melibatkan suporter timas Rusia kembali terjadi.

"Diskualifikasi ini ditangguhkan hingga akhir turnamen," sebut pernyataan tersebut. "Penangguhan tersebut akan dicabut jika insiden serupa (gangguan kerumunan) terjadi di dalam stadion di salah satu pertandingan yang tersisa dari tim Rusia selama turnamen."

Kerusuhan antara suporter timnas Rusia dan Inggris terjadi menjelang pertandingan perdana kedua tim pada laga pembukaan Grup B Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA 2016. Perkelahian dilaporkan mulai terjadi pada Kamis di Marseille, dan memuncak pada akhir pertandingan, Sabtu (11/6). Demi membubarkan para suporter, para penegak hukum setempat terpaksa menyemprotkan gas air mata.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.