Stockholm Akui Insiden ‘Kapal Selam Rusia’ pada 2014 Berasal dari Swedia

Media-media Barat telah menyalahkan Rusia dalam berbagai insiden.

Sinyal sonar yang diklaim militer Swedia pada 2014 lalu sebagai bukti penting atas kehadiran kapal selam asing di dekat Stockholm ternyata berasal dari negara itu sendiri, kata menteri pertahanan Swedia mengakui, seperti yang ditulis RT.

Dalam wawancara dengan Sveriges Radio, Menteri Pertahanan Swedia Peter Hultqvist tak memberikan informasi secara spesifik terkait objek yang menghasilkan sonar tersebut. Namun begitu, ia mengatakan bahwa pada September 2015 lalu, militer Swedia telah mengkaji ulang atas apa yang terjadi di wilayah negara mereka.

Ketika pencarian kapal selam misterius di Swedia berlangsung pada Oktober 2014, media Swedia melaporkan bahwa kapal selam tersebut adalah milik AL Rusia. Isu ‘kapal selam Rusia’ ini berawal dari foto amatir yang memperlihatkan sebuah objek di permukaan laut.

Pada saat upaya pencarian, militer Swedia menyatakan bahwa mereka telah memiliki bukti kehadiran kapal selam Rusia di perairan mereka. Ancaman ini telah digunakan sebagai stimulus untuk meningkatkan anggaran militer Swedia.

Pada April 2015, Swedia telah mengonfirmasi isu ini dan menyatakan bahwa objek yang dikira kapal selam asing tersebut ternyata hanya kapal biasa.

Saat isu ini berembus, Moskow telah berulang kali membantah tuduhan tersebut. Kepada media, Wakil Komandan Angkatan Laut Rusia Laksamana Muda Viktor Bursuk meyakinkan bahwa tidak ada kapal selam Rusia yang memasuki wilayah perairan Swedia. “Sia-sia saja mencari jejak Rusia di sana,” ujar Bursuk dalam siaran di radio Echo of Moscow pada Oktober 2014.

“Pencarian bukti untuk menujukan jejak kapal Rusia di wilayah perairan Swedia tak akan menghasilkan apa-apa. Saya berani menjamin tak ada kapal selam Rusia yang memasuki wilayah tersebut,” kata Bursuk.

Swedia bukan satu-satunya negara yang menyalahkan kapal selam Rusia atas sesuatu yang tak mereka lakukan. Pada April 2015, Inggris juga melakukan hal yang sama ketika sebuah kapal komersial menabrak objek asing di perairan. Media Inggris berspekulasi bahwa kapal tersebut ditabrak oleh kapal selam Rusia. Namun, AL Inggris mengakui bahwa objek yang menabrak kapal komersial tersebut adalah milik mereka.

Media-media Barat telah menyalahkan Rusia dalam berbagai insiden, seperti kasus hilangnya Malaysian Airlines MH-370 pada 2014 serta sabotase tiang pemancar televisi Swedia pada Mei lalu.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.