Suporter Rusuh, Menteri Olahraga Rusia: Kami Mungkin Akan Didenda UEFA

Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) mungkin akan menjatuhkan denda kepada Uni Sepak Bola Rusia atas kerusuhan yang terjadi di Marseille.

Uni Sepak Bola Rusia akan mengidentifikasi dan menghukum suporter Rusia yang terlibat dalam kerusuhan di stadion Velodrome, Marseille, usai pertandingan sepak bola antara Rusia dan Inggris. Demikian hal tersebut ditegaskan Menteri Olahraga Rusia Vitaly Mutko, seperti yang dikutip Sputnik.

Pada Sabtu (11/6) malam, tim nasional sepak bola Rusia menahan imbang tim Inggris dengan skor 1-1 pada laga Grup B Euro 2016 di Marseille, Prancis. Awalnya, bek Inggris Eric Dier berhasil mencetak gol pertama pada menit ke-73. Namun, Rusia berhasil menyamakan keduduk pada detik-detik terakhir melalui tendangan Vasili Berezutski.

Usai pertandingan, sekitar 30 suporter Rusia memasuki wilayah suporter Inggris setelah berhasil menembus barisan keamanan. Bentrokan antara kedua kubu suporter pun tak terhindari dan pasukan keamanan harus memisahkan kedua kelompok pendukung.

Sumber: YouTube / Hooligans Channel

"Kita perlu menciptakan zona keramahtamahan bagi seluruh suporter. Kita perlu memahami, siapa yang datang (pada kejuaraan). Dan bagaimana Anda harus merespons, ketika suporter kami duduk dan suporter Inggris melemparkan sesuatu kepada mereka. Sayangnya di sisi kami, ada suporter yang membakar dan meledakkan suar (flare). Kami tidak senang harus membayar denda atas apa yang mereka lakukan. Sekarang kami akan mengidentifikasi dan menghukum mereka semua," kata Mutko kepada R-Sport setelah pertandingan sepak bola antara Rusia-Inggris Sabtu kemarin.

Sumber: YouTube / solofootball

Mutko menambahkan, akibat kerusuhan tersebut Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) mungkin akan menjatuhkan denda kepada Uni Sepak Bola Rusia.

"Sebagaimana yang saya pahami, UEFA akan mendenda kami (Rusia). Mereka (para suporter) telah berperilaku buruk," kata Mutko kepada R-Sport.