Meski Ramadan, Front al-Nusra Terus Serang Daerah Permukiman di Suriah

Jumlah korban sipil terus meningkat.

Kelompok teroris front al-Nusra terus berupaya menggagalkan gencatan senjata di Suriah meskipun umat Islam saat ini sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan, bulan paling suci dalam setahun bagi umat Islam, kata Kementerian Pertahanan Rusia, seperti yang dikutip Sputnik, Selasa (7/6).

"Meskipun saat ini telah memasuki bulan suci Ramadan, yang dimulai pada Senin lalu, kelompok teroris terus melakukan serangan terhadap daerah-daerah permukiman serta posisi pasukan pemerintah dan milisi Kurdistan. Jumlah korban sipil terus meningkat," kata kementerian dalam sebuah buletin harian yang dipublikasikan pada situs webnya.

Pada 27 Februari, AS dan Rusia menengahi gencatan senjata antara pihak-pihak yang bertikai di negara tersebut, tapi tidak termasuk kelompok teroris ISIS dan front al-Nusra.

Suriah terjerumus pada perang saudara sejak 2011 setelah meletusnya protes antipemerintah. Perang saudara berubah dengan cepat dan meningkat menjadi perang multidimensi yang telah menewaskan lebih dari 270 ribu orang dan memaksa jutaan warga Suriah meninggalkan rumah mereka.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.