Warga Rusia Ditangkap di AS Karena Bawa Putrinya Kembali ke Tanah Air

Seorang warga Rusia ditangkap di Amerika Serikat karena telah membawa putrinya sendiri dari negara tersebut dua tahun lalu.

Seorang warga Rusia ditangkap di Amerika Serikat karena telah membawa putrinya sendiri, yang juga warga negara Rusia, dari negara tersebut dua tahun lalu, kata Ombudsman Hak Anak-anak Rusia Pavel Astakhov, Jumat (3/6).

"Banyak hal aneh yang terjadi di Amerika Serikat. Seorang warga negara Rusia, Olga Pimenova, telah ditangkap karena membawa putrinya dari negara itu dua tahun lalu," tulis Astakhov di akun Twitter-nya.

Kepada TASS, Kedutaan Besar Rusia di Washington mengaku mengetahui perihal penangkapan salah seorang warga negaranya di AS, kata juru bicara Kedubes Rusia, Jumat (3/6).

"Terkait hal itu, kami telah mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan, masalah ini berada di bawah kendali," kata sang juru bicara itu, seraya menambahkan bahwa diplomat Rusia telah menghubungi Departemen Luar Negeri AS terkait penangkapan Pimenova. Menurut sumber khusus situs AS, Pimenova (30) ditangkap di Negara Bagian Illinois pada 20 Mei.

Menurut Astakhov, Olga membawa putrinya, yang juga seorang warga Rusia, dari AS ke Rusia dua tahun lalu tanpa masalah.

"Namun, pengadilan Illinois telah memerintahkan bahwa anak perempuannya harus dibawa kembali ke AS! Kami secara terang-terangan menentang dan menganggap permintaan tersebut melanggar hukum," kata Astakhov menekankan.

"Ibu gadis itu, seorang warga negara Rusia, telah ditangkap dengan alasan yang dibuat-buat dan kini ditangkap seperti sandera dan menuntutnya agar ia membawa putrinya, yang juga warga negara Rusia, kembali ke Amerika Serikat," tambahnya.

Ombudsman Rusia berjanji untuk membantu warga negaranya bersama-sama dengan kementerian luar negeri Rusia dan Kedutaan Besar Rusia di Washington.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.