Konflik Suriah Menginspirasi Rusia Modernisasi Tank Tempurnya

Proyek ini dikembangkan berdasarkan pengalaman perang di Suriah.

Sebuah tank yang bisa melakukan operasi tempur secara efektif di tengah kota telah dirancang oleh perusahaan Rusia Uralvagonzavod, demikian dilaporkan Sputnik. Tank ini dirancang melihat pengalaman dalam konflik di Suriah dan Timur Tengah.

Negara-negara dengan tank tempur generasi kedua T-72 kini tak perlu khawatir mengenai penuaan perangkat dan transisi operasi militer ke wilayah urban, tulis Sputnik.

Perancang tank tersebut, perusahaan Uralvagonzavod, telah menemukan cara untuk memodernisasi T-72 agar bisa bertempur secara efektif di lingkungan perkotaan.

Seperti yang dinyatakan sebelumnya oleh Wakil Direktur Perangkat Khusus Uralvagonzavod, Vyacheslav Halitov, proyek ini berdasarkan pengalaman perang di Suriah.

“Jika Anda memperhatikan konflik senjata di seluruh dunia, pertempuran saat ini kebanyakan terjadi di perkotaan. Tak ada yang bertempur di lapangan terbuka. Di kota, bahkan di area urban, pertempuran bisa berlangsung sukses.”

“Oleh karena itu, menganalisis situasi di Suriah, perang di Irak dan Timur Tengah, kami menyimpulkan perlunya membuat perangkat pertahanan tambahan khusus, yang dapat dipasang ke kendaraan tempur agar beroperasi secara lebih efektif di area perkotaan."

Untuk memberi napas baru bagi T-72, lanjut laporan tersebut, tank ini harus memiliki daya tembak yang lebih tinggi. Solusinya ialah menggunakan sistem target ‘Sosna’.

Produsen juga mengembangkan senapan 2A46M dengan tembakan roket yang telah dimodifikasi. Mesin tank diganti menjadi sama seperti tank modern T-90S.

“Kami membuat jendela kabin agar kru bisa melihat sekeliling, tapi sebagian besar akan ditutup, dan memiliki mekanisme antipeluru," lanjut staf Uralvagonzavod.

Tank T-72 yang dimodernisasi dilengkapi dengan elemen senjata elektronik yang bisa mengecoh amunisi yang mengarah padanya. Halitov juga menyebutkan, para militan saat ini menggunakan misil dengan radio kontrol sehingga pihak Rusia peru mengacaukan sinyal mereka, terutama di area urban.

"Kami memasang perangkat, yang menekan alat peledak dengan radio kontrol. Alat ini memiliki dua antena di belakang menara dan perangkat yang bisa menekan semua sinyal yang akan memicu ledakan," tambahnya.

Selain itu, T-72 juga akan dilengkapi dengan sistem kontrol api dan citra termal akan dipamerkan untuk pertama kalinya bagi pembeli potensial pada 2 – 5 Juni di Kazakhstan dalam pameran KADEX 2016 di Astana.

Seperti yang disampaikan Rosoboronexport, 40 perusahaan kompleks militer-industri Rusia akan memamerkan sekitar 250 perangkat militer dalam pameran tersebut.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.

More