Personil Militer AS Tertangkap Kamera Berada di Dekat Raqqa

Prajurti AS tertangkap kamera berada di utara Suriah.

Meskipun Washington menyatakan enggan untuk terlibat langsung dalam peperangan melawan ISIS di darat, para prajurit yang tertangkap kamera tengah bertempur bersama milisi Kurdi di utara Suriah digambarkan Pasukan Demokratik Suriah sebagai pasukan operasi khusus AS. Demikian hal tersebut dilaporkan media Rusia Sputnik.

Pada April, Presiden AS Barack Obama menyatakan bahwa ia tak berniat untuk melakukan serangan darat terhadap pasukan ISIS di Suriah. Namun pada saat yang sama, sang presiden mengatakan bahwa kontingen militer AS yang dikerahkan ke Suriah untuk membantu kelompok militan lokal demi melawan gerakan teroris di negara itu akan ditingkatkan menjadi 300 prajurit.

Namun, orang-orang yang terlihat pada foto-foto tersebut sama sekali tak terlihat seperti "penasihat dan instruktur" militer yang (seharusnya) tak terlibat dalam aksi tempur, sebagaimana yang Obama maksud, tulis Sputnik. Sebaliknya, mereka terlihat seperti pasukan bersenjata lini depan yang disiapkan dan siap beraksi.

Foto-foto tersebut diambil di sekitar Raqqa, yang disebut sebagai ibu kota ISIS, yang kini menjadi target serangan besar-besaran oleh pasukan Kurdi dan anggota faksi militan lainnya yang menentang ISIS.

Beberapa prajurit AS juga tampak mengenakan lencana Kurdi di seragam mereka. Apakah hal itu dilakukan untuk menghindari salah tembak atau untuk mengaburkan identitas mereka, hingga kini belum diketahui secara pasti.

Selain itu, sebagai upaya agar gerakan mereka tak terlalu menarik perhatian dan bisa berbaur dengan para pejuang lokal, para prajurit AS menggunakan truk pikap Toyota sebagai alat transportasi untuk memindahkan berbagai peralatan mereka. Kendaraan ini memang kerap digunakan oleh pasukan lokal, baik sebagai transportasi maupun sebagai pengangkut senjata karena penampilannya yang tidak menonjol dibandingkan dengan perangkat keras militer AS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.