Rusia dan ASEAN Bisa Dapatkan Keuntungan dari Kerja Sama di Sektor Energi

Rusia dan ASEAN bisa mendapatkan keuntungan dengan mendorong ekspansi bisnis ke sektor energi.

Rusia dan negara-negara anggota ASEAN bisa mendapatkan keuntungan dari kerja sama di bidang pembangunan jalan tol dan proyek-proyek maritim, serta dari kerja sama gabungan di sektor energi. Demikian hal tersebut diungkapkan Gilles Alfandari, penasihat kemitraan strategis dengan pengembangan institusi yang saling menguntungkan di Grup Bank Dunia, kepada Sputnik, Kamis (19/5).

"Sejumlah proyek pembangunan jalan tol yang dapat membantu untuk menghubungkan Asia dengan Tiongkok dan melalui Tiongkok — dengan seluruh Eropa — sedang mencari investor mereka. Rusia dan ASEAN juga akan mendapatkan keuntungan dari investasi dalam pengembangan konektivitas maritim di kawasan itu, termasuk investasi di bidang infrastruktur pelabuhan," kata Alfandari di sela-sela Forum Bisnis Rusia-ASEAN di Sochi.

Alfandari menambahkan bahwa Rusia dan ASEAN juga bisa mendapatkan keuntungan dengan mendorong ekspansi bisnis dan investasi dalam proyek-proyek regional yang berbeda, termasuk di sektor energi.

"Sektor energi di kawasan ini dapat menarik bagi investor Rusia. Rusia memiliki keunggulan kompetitif di sini, kebutuhan kawasan (ASEAN) dalam sektor ini sangat besar," katanya.

Pada 19 – 20 Mei, kota resor Laut Hitam Rusia, Sochi, menjadi tuan rumah KTT Rusia-ASEAN, yang sekaligus menandai 20 tahun hubungan kemitraan antara Rusia dan ASEAN. ASEAN terdiri dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.