Indonesia Siap Sambut Peningkatan Ekspor Minyak Mentah dan LNG Rusia

Indonesia siap menyambut peningkatan ekspor minyak mentah dan gas alam (LNG) dari Rusia.

Indonesia siap menyambut peningkatan ekspor minyak mentah dan gas alam cair (LNG) dari Rusia, demikian diberitakan Sputnik, Kamis (19/5). Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Sumber Daya Alam Mineral dan Energi Indonesia Wiratmaja Puja.

"Indonesia bisa menawarkan sejumlah kesempatan bagi Rusia untuk investasi di sektor energi. Produksi minyak mentah kami mencapai 830 ribu barel per hari, tapi jumlah konsumsi kami mencapai hampir dua kali lipat. Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi Rusia untuk memasok minyak mentah bagi kami. Hal yang sama juga berlaku bagi impor LNG. Terdapat kesempatan yang sangat baik bagi Rusia untuk memasok LNG ke Indonesia," tutur Wiratmaja, Kamis (19/5), dalam sesi pleno KTT Rusia-ASEAN di Sochi.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 4,79 persen pada 2015, lanjut Wiratmaja, menegaskan bahwa hal ini bisa menguntungkan bagi investasi Rusia.

"Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi Rusia untuk berinvestasi di Indonesia dan meraih keuntungan dari pertumbuhan ekonomi kami melalui penguatan kemitraan di sektor energi," kata Wiratmaja seperti dikutip Sputnik.

Pada Rabu (18/5), presiden Indonesia dan Rusia sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral di bidang perdagangan dan investasi dalam pertemuan mereka di Sochi, Rusia.

Sebelumnya, pada April lalu perusahaan minyak asal Rusia Rosneft menyatakan tengah berupaya memperluas daftar mitra strategisnya di Asia, termasuk dengan perusahaan di Indonesia. Pemimpin Rosneft Igor Sechin mengajak Pertamina bergabung dengan proyek pertambangan di Rusia. Selain itu, Rosneft juga menawarkan kerja sama eksplorasi dan pengolahan minyak di Indonesia.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.