Perpustakaan Kepresidenan Siapkan Arsip-arsip Pilihan pada KTT Rusia-ASEAN

Dalam rangka menyambut KTT Rusia-ASEAN , berbagai arsip digital pilihan akan tersedia di situs Perpustakaan Kepresidenan.

Para wartawan yang akan meliput KTT Rusia-ASEAN di Sochi pada 19 – 20 Mei mendatang dapat mempelajari secara rinci sejarah hubungan Rusia dengan negara-negara Asia Tenggara tanpa meninggalkan pekerjaannya di pusat pers internasional.

Dalam rangka menyambut KTT, berbagai buku sejarah digital pilihan, dokumen-dokumen arsip mengenai berbagai isu kunci kerja sama perdagangan-ekonomi, kemanusiaan, dan politik akan tersedia di situs Perpustakaan Kepresidenan, serta di seluruh tempat kerja pusat pers Sochi. Demikian hal ini dikabarkan layanan pers Perpustakaan Kepresidenan kepada TASS.

“Buku-buku dari abad XIX yang telah dipindai akan masuk ke dalam koleksi Perpustakaan Kepresidenen dalam bentuk elektronik. Buku-buku ini menceritakan mengenai perjalanan menemukan Asia Tenggara oleh para penjelajah Rusia, seperti Kruzenshtern, Golovin, Bellingshausen. Bahan-bahan yang disediakan pun disertai dengan peta rincian. Ini merupakan publikasi pertama mengenai studi negara-negara yang kini masuk ke dalam ASEAN, dan yang terpenting, ini merupakan penelitian yang diterbitkan oleh warga Rusia,” kata pihak Perpustakaan Kepresidenan.

Menurut para ahli, berbagai catatan perjalanan yang menarik dan informatif mengenai Burma, Kamboja, dan Tiongkok dibuat oleh para ahli geografi Rusia.

Tidak jarang mereka pergi ke benua Asia membawa misi spiritual. Perpustakaan Kepresidenan yang bekerja pada kompleks Sinode bersejarah yang dibangun di Sankt Peterburg pada abad ke-19 memulihkan sejumlah besar publikasi Sinode tersebut mengenai ekspedisi luar biasa ini.

“Di samping itu, terdapat pula koleksi yang menunjukkan sejarah dan hubungan diplomatik saat ini antara Rusia dan negara-negara ASEAN. Terdapat pula dokumen sejarah, seperti pesan Menteri Luar Negeri Yevgeny Primakov kepada rekannya dari Malaysia pada kesempatan peringatan 30 tahun ASEAN, dan rekannya dari Myanmar sehubungan dengan bergabungnya negara tersebut ke dalam ASEAN,” kata pihak Perpustakaan Kepresidenan.

Selain itu, salinan elektronik keputusan presiden Rusia mengenai persiapan KTT pada tanggal 22 September 2015 lalu juga masuk ke dalam bahan-bahan terpilih. Ini menunjukkan bahwa digitalisasi berbagai buku dan dokumen arsip bersejarah ini disiapkan dalam tempo kurang dari satu tahun.

Pertama kali dipublikasikan di TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.