Kemenlu Rusia: ASEAN Harapkan Peran Rusia yang Lebih Besar di Asia Pasifik

ASEAN menghargai peran Rusia, baik dalam isu-isu global dan di Asia Pasifik.

Negara-negara anggota ASEAN menghargai peran Rusia di Asia Pasifik, kata Duta Besar Keliling (Ambassador-at-Large) Kementerian Luar Negeri Rusia dan sekaligus anggota delegasi Rusia untuk kelompok tokoh terkemuka (Eminent Persons Group/EPG) Rusia-ASEAN, Alexander Ivanov, dalam sebuah konferensi pers di TASS, Jumat (13/5).

"Dalam hubungan kita dengan ASEAN, kami telah mendekati tahap yang sangat penting — beralih ke tingkat kemitraan strategis," kata Ivanov. "Salah satu alasan utama adalah kesamaan posisi pada berbagai isu utama politik internasional, termasuk mengenai kepatuhan terhadap Piagam PBB, hukum internasional, dan tidak dapat diterimanya standar ganda," tambahnya.

"Jika Anda melihat dari sudut pandang ASEAN, kita melihat bahwa ASEAN menghargai peran Rusia, baik dalam isu-isu global dan di Asia Pasifik," kata sang diplomat. "ASEAN meminta Rusia untuk lebih terlibat dalam isu-isu kawasan, untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan mereka," katanya.

ASEAN memainkan peran konstruktif di kawasan yang hingga kini masih bisa ditemukan sisa-sisa Perang Dingin, kata Ivanov. "Kami ingin membasmi 'sisa-sisa' ini sehingga tidak ada lagi pembagian antara 'kami' dan 'mereka', sehingga semua orang sama," kata sang diplomat menyimpulkan.

KTT Rusia-ASEAN

KTT Rusia-ASEAN akan diadakan di Sochi pada 19 – 20 Mei. Acara ini akan menjadi KTT internasional terbesar di Rusia sepanjang 2016. KTT ini diadakan di bawah slogan "Menuju Kemitraan Strategis untuk Kebaikan Bersama."

Selama pelakasanaan KTT Rusia-ASEAN mendatang, sebuah deklarasi yang akan menjadi landasan rencana aksi kerja sama Rusia-ASEAN di bidang politik, ekonomi dan budaya, serta di bidang keamanan, diharapkan dapat diadopsi.

Rusia telah menjadi mitra dialog ASEAN sejak Juli 1996. Biasanya, KTT kemitraan serupa diadakan di wilayah negara-negara anggota ASEAN. Namun tahun ini, pemilihan Sochi sebagai tempat dilaksanakannya pertemuan puncak KTT merupakan sesuatu yang bersifat simbolik untuk merayakan 20 tahun kemitraan Rusia-ASEAN.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.