Cegah Ancaman Timur Tengah, AS Bangun Pangkalan Antirudal di Polandia

Pembangunan pangkalan ini diharapkan akan selesai pada 2018.

Pangkalan antirudal AS yang akan dibangun di kota Redzikowo, Polandia, tidak mengancam keamanan Rusia. Demikian hal tersebut dikatakan Duta Besar AS untuk Polandia Paul Jones, Rabu (11/5), seperti yang dikutip Sputnik. Menurut Jones, pangkalan tersebut ditujukan untuk mencegah ancaman rudal dari Timur Tengah.

Awal pembangunan pangkalan militer di Polandia, yang merupakan bagian dari rancangan sistem pertahanan rudal balistik AS di Eropa, dijadwalkan dimulai pada Jumat (13/5) besok. Pembangunan pangkalan ini diharapkan akan selesai pada 2018.

Kepada penyiar Radio Polandia, Jones meyakinkan bahwa fasilitas pertahanan ini dirancang untuk mencegah ancaman dari Timur Tengah dan tidak akan mengancam keamanan Rusia. Ia pun meyakini bahwa Moskow menyadari hal itu. Namun, Amerika Serikat sepenuhnya siap untuk menghadapi skenario yang berbeda, kata sang dubes.

Rusia telah berulang kali menyatakan perhatiannya atas pembangunan sistem pertahanan rudal balistik di Eropa, yang disetujui pada 2010 selama pertemuan puncak NATO di Lisbon, Portugal. Sekelompok negara-negara Eropa, termasuk Polandia, Rumania, Spanyol, dan Turki, sepakat untuk dibangun unsur-unsur sistem pertahanan AS di wilayah mereka.

Amerika Serikat dan NATO terus mengklaim bahwa sistem pertahanan rudal balistik ditujukan terutama untuk melawan ancaman dari Iran dan Korea Utara.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.