Pasukan Demokratik Suriah Bersiap Lancarkan Operasi untuk Bebaskan Raqqa

Pasukan yang bepartisipasi dalam operasi ini termasuk Unit Pertahanan Rakyat Kurdi, Jaish al-Suvar, dan anggota lain dari aliansi SDF.

Aliansi milisi Pasukan Demokratik Suriah (SDF) telah memulai persiapan operasi besar-besaran demi membebaskan Raqqa, kota yang diklaim ISIS sebagai ibu kota kekhalifahan kelompok teroris ini. Demikian hal tersebut diungkapkan juru bicara SDF kepada Sputnik.

Demi mempersiapkan operasi besar-besaran, berbagai pasukan dan senjata berat kini dikonsentrasikan di utara wilayah Kobani yang dikendalikan Unit Pertahanan Rakyat Suriah.

Kepada Sputnik, Juru Bicara SDF Tajir Kobani mengatakan bahwa aliansi kini tengah mempersiapkan serangan di sisi cabang kota Raqqa.

"Kami akan mulai melancarkan serangan ofensif dari tiga sisi secara bersamaan," kata Kobani menjelaskan. "Selama operasi, AS dan anggota koalisi antiteroris lainnya akan memberikan kami dukungan udara dan senjata," katanya menambahkan. Aliansi ini akan membuka jalan ke Raqqa dari daerah di bendungan Tishrin yang baru-baru ini berhasil dibebaskan, yang terletak di barat laut Raqqa, dan dari dua arah dari Provinsi Hasakah di timur laut.

Menurut sang juru bicara, pasukan yang bepartisipasi dalam operasi ini termasuk Unit Pertahanan Rakyat Kurdi, Jaish al-Suvar, dan anggota-anggota lain dari aliansi SDF yang terdiri dari milisi Kurdi, Arab, Assyria, Armenia, Turkoman, Sirkasia, dan Chechnya, yang turut berjuang melawan ISIS dan al-Nusra.

"Pembebasan Raqqa ini," kata Kobani menekankan, "akan menjadi pukulan serius bagi posisi ISIS di Suriah. Kami bermaksud untuk membebaskan rakyat Raqqa dari para teroris."

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.