Kelompok Teroris dan Oposisi Bersenjata Terus Lakukan Serangan di Aleppo

Serangan militan ditujukan kepada daerah-daerah yang berada di bawah perlindungan tentara Suriah.

Kelompok teroris Jabhat al-Nusra dan sekutu mereka dari formasi bersenjata oposisi terus melakukan serangan terhadap lingkungan berpenduduk di kota Suriah Aleppo yang berada 360 kilometer dari Damaskus. Serangan selama beberapa hari terakhir telah menewaskan enam orang dan lebih dari 40 orang terluka, kata media melaporkan.

Serangan militan ditujukan kepada daerah-daerah yang berada di bawah perlindungan tentara Suriah, kata kantor berita SANA.

Angkatan Bersenjata Suriah menyerukan untuk memperpanjang gencatan senjata di wilayah Timur Ghouta hingga Senin (2/5). Lokasi ini merupakan tempat dikerahkannya kekuatan utama kelompok Jaysh al-Islam (faksi terbesar oposisi bersenjata di dekat Damaskus). Seluruh operasi militer secara serentak berhenti di utara Kegubernuran Latakia. Gencatan senjata berlaku hingga 3 Mei.

Tentara Suriah menegaskan bahwa mereka berusaha untuk memperkuat gencatan senjata umum di Suriah, yang berlaku sejak akhir Februari.

"Rezim gencatan senjata diserukan kepada kelompok teroris tertentu dan orang-orang yang berdiri di belakang mereka yang terus memprovokasi dan menciptakan ketidakstabilan. Ini akan menjauhkan mereka dari dalih untuk menyerang penduduk sipil," kata komunike.

Salah satu formasi terbesar oposisi bersenjata Suriah, Jaysh al-Islam, beroperasi di daerah Timur Ghouta. Militan kelompok ini secara reguler meluncurkan serangan roket di wilayah-wilayah berpenduduk di ibu kota Suriah dan sekitarnya. Jaysh al-Islam juga terlibat dalam penembakan berulang di area Kedutaan Besar Rusia di Damaskus.

Menurut statistik PBB, pertempuran antara pasukan pemerintah Suriah dan gerilyawan sejak awal 2011 telah menewaskan lebih dari 220 ribu jiwa dan menelantarkan jutaan rakyat sipil. Berbagai kelompok militan di Suriah membentuk formasi bersenjata, tapi yang paling aktif melawan pasukan pemerintah adalah kelompok teroris ISIS dan front Jabhat al-Nusra.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.