Putin: Pemerintah Turki Tak Bisa Atasi Arus Masuk Kelompok Kriminal

Karena alasan keamanan, saat ini sulit bagi warga Rusia untuk melakukan perjalanan ke Turki.

Pihak berwenang Turki tidak dapat mengatasi arus masuk berbagai geng ilegal sehingga negara tersebut kini menghadapi kontak langsung dengan mereka. Demikian hal tersebut dikatakan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin (25/4), sebagaimana yang dikutip Sputnik.

Menurut presiden, karena alasan ini, dan juga memburuknya hubungan antara kedua negara, saat ini sulit bagi warga Rusia untuk melakukan perjalanan ke Turki.

"Pihak berwenang Turki, sayangnya, tidak bisa mengatasi masuknya berbagai kelompok kriminal yang berasal dari negara-negara tetangganya, karena mereka (Turki) berhubungan dengan kelompok-kelompok tersebut," kata Putin pada forum Front Rakyat All-Rusia.

Hubungan Rusia-Turki memburuk menyusul ditembak jatuhnya pesawat pengebom Su-24 Rusia oleh pesawat tempur F-16 milik AU Turki di Suriah pada akhir November 2015. Menanggapi peristiwa yang dikatakan presiden Rusia sebagai "tusukan dari belakang" ini, Moskow memberlakukan sejumlah larangan terhadap Turki.

Tindakan balasan Rusia melawan Ankara termasuk di antaranya pembatasan kegiatan organisasi Turki di Rusia, larangan mempekerjakan warga Turki oleh pengusaha Rusia, dan larangan impor makanan tertentu, termasuk yang paling banyak adalah produk unggas.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.