Pejabat Rusia Tekankan Makna Filosofis di Balik 'Kementerian Kebahagiaan'

Pemerintah Rusia harus mempertimbangkan filosofi di balik ide pembentukan 'kementerian kebahagiaan'.

Ketua Dewan Federal Federasi Rusia Valentina Matviyenko percaya bahwa pemerintah Rusia harus mempertimbangkan filosofi di balik ide pembentukan 'kementerian kebahagiaan'. Demikan hal tersebut dilaporkan Sputnik.

"Makna di balik kementerian (kebahagiaan) ini sangat dalam dan filosofis. Fokusnya adalah manusia, atau suasana hati manusia, dan apakah keputusan yang dibuat pemerintah akan membantu untuk memastikan kebahagiaan semua orang," kata Matviyenko dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi NTV Rusia.

"Jika kita membuat satu keputusan atau kebijakan, masyarakat akan selalu menjadi fokus dari apakah keputusan tersebut akan berdampak positif terhadap kehidupan mereka atau tidak," katanya menambahkan saat menjelaskan fungsi dari lembaga yang saat ini ada di Uni Emirat Arab (UEA).

Matvienko mengungkapkan, Rusia tidak perlu meniru UEA sepenuhnya, tapi ia percaya bahwa para pemimpin dan anggota parlemen Rusia harus mengambil sisi positif filosofi di balik gagasan tersebut.

"Kita tidak perlu membuat kementerian kebahagiaan (yang sesungguhnya), tetapi sangat penting untuk berpikir tentang filosofi di balik itu, khususnya bagi otoritas legislatif dan eksekutif untuk diterapkan ke dalam pemerintahan."

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.