Rusia Tawarkan S-400 Secara Resmi kepada India

Nilai kesepakatan tersebut diperkirakan bernilai enam miliar dolar AS.

Rusia secara resmi telah menawarkan sistem rudal permukaan-ke-udara S-400 Triumph ke India, kata seorang pejabat pertahanan senior Rusia, Senin (18/4).

"Layanan Federal untuk Kerja Sama Teknik-Militer Rusia (FSMTC) telah menyiapkan draf perjanjian antarpemerintah terkait pasokan sistem S-400 ke India dan telah menyerahkannya kepada mitra kami. Jadi, kami sedang menunggu jawaban mereka," kata Drozhzhin kepada TASS di sela-sela pameran Defexpo India 2016.

Nilai kesepakatan tersebut diperkirakan bernilai enam miliar dolar AS.

S-400 Triumph merupakan sistem rudal antipesawat jarak jauh terbaru milik Rusia yang dirancang untuk menghancurkan pesawat, kapal penjelajah, dan rudal balistik, termasuk rudal jarak menengah. Sistem ini juga dapat digunakan untuk melawan serangan darat dan dilaporkan dapat membawa tiga jenis rudal. 

Sistem pertahanan misil antipesawat generasi terbaru Rusia, S-400, mulai dioperasikan di pangkalan udara Hmeimim untuk menjaga pertahanan tempur. Sumber: YouTube / Телеканал ЗВЕЗДА

Sebelumnya, Rusia dan India direncanakan akan menandatangani kesepakatan penjualan S-400 pada Desember 2015 lalu, saat Perdana Menteri India Narendra Modi mengunjungi Moskow untuk pertemuan tahunan. Seorang narasumber yang mengetahui informasi ini memberitahu RBTH bahwa penandatanganan perjanjian tersebut tertunda karena adanya perbedaan harga. Namun demikian, kesepakatan antara kedua belah pihak mungkin akan tercapai dalam beberapa minggu ke depan, kata sang narasumber menambahkan. 

Selain India, Rusia juga bisa mulai memasok sistem pertahanan rudal S-400 ke Tiongkok pada akhir 2016

Saat ini, sistem pertahanan udara S-400 digunakan untuk melindungi pangkalan militer Rusia di Hmeimim, Suriah.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.