Rusia-Malaysia Tetapkan Target Kerja Sama Pengembangan Perangkat Militer

Peralatan militer Rusia sangat diminati di pasar Malaysia.

Upaya bersama dalam penelitian militer antara Rusia dan Malaysia harus memasuki era baru. Demikian hal tersebut dikatakan Menteri Pertahanan Malaysia Hishamuddin Hussein, Minggu (17/4), sebagaimana yang dikutip Sputnik.

"Rusia memiliki sejarah kerja sama yang panjang dengan Malaysia. Kami memiliki jet tempur MiG dan Sukhoi Rusia. Tapi saya pikir kami harus menatap masa depan, demi era baru kerja sama teknis-militer dengan Rusia," kata Hussein kepada RIA Novosti.

Hussein menambahkan bahwa pengembangan bersama teknologi baru militer oleh negara akan memerlukan upaya gabungan, termasuk dari Kementerian Pertahanan Rusia.

Pada Kamis (14/4), eksportir alat pertahanan Rusia Rosoboronexport mengatakan dalam siaran pers bahwa peralatan militer Rusia sangat diminati di pasar Malaysia.

Delegasi Rosoboronexport dan perusahaan induknya, perusahaan teknologi Rusia Rostec, akan menghadiri Pameran dan Konferensi Layanan Pertahanan Ke-15 pada 18 – 21 April di ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur. Pada pameran tersebut, delegasi Rosoboronexport akan memamerkan helikopter Mi-171Sh, tank T-90MS, kendaraan lapis baja BTR-82A, dan sistem pertahanan udara Pantsir-S1.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.