AU Rusia Nantikan Kehadiran Sampel Pertama S-500 dalam Waktu Dekat

Angkatan Udara Rusia tengah menantikan kemunculan sampel pertama sistem rudal antipesawat S-500.

Angkatan Udara Rusia tengah menantikan kemunculan sampel pertama sistem rudal antipesawat S-500. Demikian hal ini diutarakan Kepala Pertahanan Udara Rusia yang juga menjabat sebagai Wakil Komandan Angkatan Udara Rusia Viktor Gumenniy.

“Kami menantikan kehadiran sampel pertama sistem rudal antipesawat S-500 dalam waktu dekat,” katanya pada saluran televisi Rossiya 24.

Menurutnya, pekerjaan pembangunan sistem S-500 sudah mencapai tahap akhir. Di samping itu, pengujian sistem S-350 juga tengah dilakukan.

“Sistem pertahanan udara S-350 ‘Vityaz’ saat ini tengah memasuk tahap pengujian. Keberhasilan peluncuran pertama sistem tersebut dan kinerjanya telah dikonfirmasi. Sistem ini direncanakan akan menggantikan sistem rudal antipesawat S-300PS,” kata Gumenniy.

Sebelumnya, Viktor Bondarev yang menjabat sebagai komandan angkatan udara (saat ini, komandan pasukan kedirgantaraan) mengatakan bahwa  S-500 dapat mulai masuk masa bakti pada tahun 2016. Menurut Bondarev, S-500 dapat mencegah target pada ketinggian hingga 200 kilometer. Sebagaimana yang diharapkan, resimen pertama S-500 akan disiagakan di Moskow dan Rusia tengah.

Viktor Gumenniy juga mengatakan bahwa pangsa senjata modern dalam pasukan rudal antipesawat dan radio elektronik Rusia adalah sebesar 45 persen.

“Saat ini, pangsa senjata modern pada pasukan rudal antipesawat dan pasukan radio elektronik sebesar 45 persen,” kata Gumenniy.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.