Media Amerika Laporkan Su-27 Cegat Pesawat RC-135 AS di Atas Laut Baltik

Jet tempur Su-27 Rusia telah mencegat pesawat pengintai RC-135 Angkatan Udara Amerika Serikat di atas Laut Baltik.

Jet tempur Su-27 Rusia telah mencegat pesawat pengintai RC-135 Angkatan Udara Amerika Serikat di atas Laut Baltik. Hal tersebut dilaporkan CNN pada Sabtu (16/4).

Insiden tersebut terjadi pada Kamis (14) ketika Su-27 "terbang hanya 50 kaki dari ujung sayap pesawat AS," kata CNN mengutip Danny Hernandez, juru bicara Komando Eropa Amerika Serikat. Menurut Hernandez, pesawat AS saat itu berada di atas perairan internasional dan tidak melanggar wilayah udara Rusia.

"Tindakan yang tidak aman dan tidak profesional dari seorang pilot tunggal tersebut berpotensi meningkatkan ketegangan yang tak perlu antara kedua negara," kata Hernandez sebagaimana yang dikutip CNN.

"Kejadian itu terjadi tak lama setelah Kedutaan Besar AS di Moskow menyatakan kekhawatirannya kepada pemerintah Rusia terkait insiden jet tempur Rusia yang terbang sangat dekat dengan kapal perusak Donald Cook AS di Laut Baltik pekan ini," kata Hernandez.

Pada tanggal 14 April, Menteri Luar Negeri AS John Kerry menggambarkan perilaku pilot-pilot Su-24 yang terbang di dekat kapal AS sebagai aksi yang tidak bertanggung jawab dan provokatif.

Di lain pihak, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov mengatakan bahwa kementerian sama sekali tak memahami alasan rekan-rekan AS mereka yang merasa 'sakit hati' atas kejadian tersebut. "Prinsip kebebasan bernavigasi bagi kapal perusak AS, yang berlayar di dekat Pangkalan Angkatan Laut Rusia di Laut Baltik, sama sekali tidak 'menggugurkan' prinsip kebebasan penerbangan pesawat pesawat Rusia," kata Konashenkov.

Menurut Konashenkov, setelah menemukan sebuah kapal perusak AS di Laut Baltik, pesawat-pesawat tempur Sukhoi Su-24 Rusia segera berbalik arah dari kapal tersebut dan mengamati segala hal yang diperlukan untuk keamanan.

"Pada 13 April, para awak pesawat Su-24 dari Pasukan Kedirgantaraan Rusia sedang melakukan penerbangan pelatihan terjadwal di atas perairan netral di Laut Baltik. Rute penerbangan pesawat Rusia ini ternyata melewati daerah tempat kapal perusak AS Donald Cook berlayar, yang berada sekitar 70 kilometer dari Pangkalan Angkatan Laut Rusia," kata Konashenkov. "Karena kapal tersebut masuk dalam zona visibilitas, pilot Rusia pun segera berbalik arah dan menjauh dari kapal itu sepenuhnya untuk mengamati hal-hal yang diperlukan demi menjamin keamanan," katanya.

Menurut Konashenkov, semua penerbangan yang dilakukan pesawat Pasukan Kedirgantaraan Rusia, khususnya terkait penggunaan wilayah udara di atas perairan netral, dilakukan secara ketat sesuai dengan peraturan internasional.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.