Banyak Orang Pindah ke Rusia, Putin: Rusia Punya Banyak Keunggulan

Rusia menyambut orang-orang yang datang ke negara tersebut, termasuk para ilmuwan muda.

Rusia menyambut orang-orang yang datang ke negara tersebut, termasuk para ilmuwan muda, kata Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sebuah wawancara dengan Vesti pada program televisi mingguan, Sabtu (16/4). Presiden Putin menambahkan bahwa negara-negara lain, termasuk negara-negara Eropa, sebaliknya justru menghadapi arus emigrasi dengan skala yang mengkhawatirkan.

"Rusia berubah, Eropa berubah, seluruh dunia sedang berubah. Kami memiliki banyak masalah, tapi kami juga memiliki keunggulan yang jelas kompetitif," kata Putin. "Di Rusia, kita menyaksikan arus imigrasi, dan — seperti yang Anda ketahui — demografi kita sendiri, puji Tuhan, memiliki dinamika positif selama beberapa tahun terakhir."

"Selain itu, mungkin gaji di sini tidak terlalu besar, namun demikian, kami menaruh perhatian terhadap (kualitas) pendidikan tinggi, dan berbagai dukungan berbasis hibah (di Rusia) menarik para ilmuwan muda ke Rusia," katanya. "Dan kami sangat senang akan hal itu."

Selama wawancara tersebut, sang pembawa acara juga berdiskusi dengan presiden Lithuania dan Uni Eropa terkait arus migrasi.

"Mungkin, tidak semua orang menyadari bahwa pada sensus tahun 1985, dikatakan akan ada lebih dari tiga setengah juta orang di Lithuania pada 1990-an, dan sekarang kenyataannya sepertiga lebih sedikit," kata Putin. "Bahkan ada situasi yang lebih buruk. Misalnya, situasi di Latvia sedikit lebih baik daripada di Estonia, tapi arus emigrasi dari negara tersebut sangat besar."

Putin mengatakan, bagi sebagian besar negara, ketika setiap satu dari tiga orang warganya telah meninggalkan tanah air mereka "adalah bencana besar".

Pertama kali dipublikasikakan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.