2016, Rusia Anggarkan Ratusan Ribu Dolar AS untuk Pengawetan Jasad Lenin

Tubuh Lenin telah dipajang di mausoleum di Lapangan Merah selama lebih dari 90 tahun.

Pada 2016, Badan Perlindungan Federal Rusia (FSO) berencana untuk menghabiskan lebih dari 13 juta rubel (sekitar 200 ribu dolar AS) untuk pengawetan jasad pemimpin Revolusi Bolshevik Vladimir Lenin yang telah dibalsem, kata juru bicara FSO, Selasa (12/4).

Tubuh Lenin telah dipajang di mausoleum (monumen makam) di Lapangan Merah, Moskow, selama lebih dari 90 tahun.

Tak lama setelah kematian Lenin, sebuah laboratorium struktur medis dan biologis milik Institut Tanaman Obat All-Russia yang didirikan pada 1924 segera bertanggung jawab untuk menjaga jasad Lenin.

Para karyawan laboratorium mulai mengawetkan tubuh Lenin pada 1941 ketika jasadnya dievakuasi ke kota Tyumen, Siberia, di tengah kekhawatiran jatuhnya kota Moskow ke tangan tentara Nazi Jerman.

Selain Lenin, laboratorium Moskow juga membantu untuk membalsem jasad pemimpin Komunis pertama Bulgaria Georgi Dimitrov pada 1949, pemimpin revolusioner Komunis Vietnam Ho Chi Minh pada 1969, pemimpin Korea Utara Kim Il-sung pada 1994, dan sejumlah pemimpin Komunis lainnya.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.