Ditembak Jatuh, Pilot Su-22 Suriah Dikabarkan Ditangkap Front al-Nusra

Sebuah video muncul di media sosial yang menunjukkan saat pesawat tersebut jatuh tertembak.

Sebuah jet tempur Suriah telah ditembak jatuh oleh rudal darat-ke-udara di Provinsi Aleppo, Suriah. Demikian hal tersebut dikabarkan media Rusia RT. Berdasarkan informasi yang disiarkan televisi pemerintah Suriah, sang pilot berhasil keluar dari pesawat.

Menanggapi kabar ini, seorang perwakilan militer mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Tentara Suriah telah mengonfirmasi jet Su-22 mereka telah jatuh di dekat Aleppo.

Namun demikian, sebagaimana informasi yang dikutip Reuters dari para pemberontak, sang pilot pesawat kini ditangkap oleh front al-Nusra yang berafiliasi dengan al-Qaeda ke salah satu markas mereka.

Sebuah video muncul di media sosial yang menunjukkan saat pesawat tersebut jatuh tertembak.

Pada 27 Februari, gencatan senjata secara resmi diberlakukan di Suriah. Namun, gencatan senjata tak berlaku ISIS, front al-Nusra, dan organisasi teroris lainnya yang diakui Dewan Keamanan PBB. Kesepakatan penghentian permusuhan diawasi oleh pusat rekonsiliasi Rusia dari Pangkalan Udara Hmeimim di Provinsi Latakia dan pusat koordinasi AS di Amman, Yordania.

Sebanyak 97 kelompok bersenjata yang beroperasi di Suriah telah sepakat untuk mengikuti gencatan senjata. Namun pada akhir bulan lalu, Kepala Pusat Rekonsiliasi Rusia di Hmeimim, Sergey Kuralenko, mengatakan bahwa pelanggaran gencatan senjata telah tercatat setidaknya sebanyak 250 kali sejak rezim tersebut diberlakukan

Akhir-akhir ini, baik ISIS maupun Jabhat al-Nusra telah mengintensifkan aksi militer mereka di Suriah, terutama di Provinsi Aleppo.

Pada 14 Maret, Rusia mengumumkan penarikan sebagian besar pasukannya dari Suriah karena Pasukan Kedirgantaraan Rusia dinilai telah memenuhi misi mendasar yang ditugaskan kepada mereka

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.