Media Jerman: Strategi Cerdas Presiden Putin Tentukan Nasib Tadmur

Menurut surat kabar tersebut, para teroris berhasil tertipu dan terjebak.

Pengumuman terkait penarikan pasukan Rusia dari Suriah yang dibuat oleh Presiden Rusia Vladimir Putin adalah trik militer yang cerdas. Demikian hal tersebut ditulis surat kabar JermanDeutsche Wirtschafts Nachrichten (DWN), sebagaimana yang dikutip Sputnik.

Menurut surat kabar tersebut, para teroris berhasil tertipu dan terjebak. Akibatnya, tentara Suriah berhasil membebaskan kota Tadmur dan menimbulkan kekalahan telak bagi ISIS.

DWN menulis, penarikan pasukan Rusia dari Suriah adalah kejutan besar banyak pengamat asing.

"Tergantung pada posisi mereka. Ada yang menganggap ini (penarikan pasukan Rusia dari Suriah -red.) adalah kemenangan Rusia atas ISIS dan front al-Nusra, atau Moskow sebenarnya telah kalah dari para teroris," kata artikel tersebut.

Namun pada kenyataannya, dengan membuat pengumuman tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin membuat langkah cerdas dan dengan demikian berhasil membunuh dua ekor burung dengan satu batu. Di satu sisi, Rusia berhasil mengelabui teroris, dan di sisi lain negara tersebut tetap mendukung tentara Suriah dalam membebaskan Tadmur dan memberikan pukulan serius terhadap militan ISIS.

Minggu lalu, angkatan bersenjata Suriah berhasil merebut kembali kota bersejarah Tadmur dari militan ISIS dengan dukungan pesawat-pesawat tempur Rusia. Selama 10 bulan berada di bawah kendali ISIS, para militan telah menghancurkan beberapa harta karun kuno dan sisa-sisa reruntuhan bersejarah di kota kuno Tadmur.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.