Rusia Telah Siapkan Draf Kontrak Pemasokan S-400 untuk India

Kini FSMTC tengah menunggu tanggapan dari mitra di India mereka.

Layanan Federal untuk Kerja Sama Teknik-Militer Rusia (FSMTC) telah menyiapkan draf kontrak pemasokan sistem pertahanan udara S-400 ke India. Demikian hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala FSMTC Vladimir Drozhzhin kepada wartawan, Selasa (29/3). Menurut Drozhzhin, kini FSMTC tengah menunggu tanggapan dari mitra di India mereka.

"FSMTC telah menyiapkan draf kontrak antarpemerintah terkait pemasokan sistem S-400 sistem ke India. Draf itu telah diserahkan kepada mitra kami. Jadi, kami sedang menunggu jawaban mereka," kata Drozhzhin pada pameran Defexpo India 2016.

Pada akhir 2015, media India melaporkan bahwa Dewan Akuisisi Pertahanan pemerintah India menyetujui pembelian sistem pertahanan S-400 Rusia. Menurut media setempat, biaya kontrak dapat mencapai 400 miliar rupee atau sekitar enam miliar dolar AS.

S-400 Triumph merupakan sistem rudal antipesawat jarak jauh terbaru milik Rusia yang dirancang untuk menghancurkan pesawat, kapal penjelajah, dan rudal balistik, termasuk rudal jarak menengah. Sistem ini juga dapat digunakan untuk melawan serangan darat dan dilaporkan dapat membawa tiga jenis rudal. 

Tiongkok telah menjadi pembeli internasional pertama sistem rudal antipesawat paling canggih yang dimiliki Rusia. Pada April 2015, Tiongkok telah membayar uang muka di bawah kontrak pembelian empat sampai enam unit S-400 Triumph, kata CEO Rostec Sergei Chemezov kepada TASS.

Pameran internasional Defexpo India 2016 diadakan di Quitol, Goa, India pada 28 – 31 Maret. Selama pameran, Rusia perusahaan Rosoboronexport berencana untuk mengadakan pembicaraan dengan mitra mereka di India, membahas proyek-proyek bersama untuk pemutakhiran lebih lanjut Angkatan Bersenjata India.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.