Kunjungi Moskow, Direktur CIA Ingin Assad Diturunkan

Posisi Rusia mengenai presiden Suriah tidak berubah dan tidak akan dapat diubah.

Direktur CIA John Brennan hanya membuang-buang waktunya jika kunjungannya ke Moskow hanya bertujuan untuk membahas masa depan Presiden Suriah Bashar Assad. Demikian hal tersebut diungkapkan seorang anggota parlemen Rusia, Senin (28/3).

"Jika direktur CIA datang ke Moskow dengan tujuan untuk membahas masa depan presiden Suriah, ia hanya membuang-buang waktunya," kata Frants Klintsevich, wakil ketua pertama Komisi Pertahanan dan Keamanan Majelis Tinggi Dewan Federasi Rusia, kepada wartawan.

Klintsevich menegaskan bahwa posisi Rusia mengenai presiden Suriah tidak berubah dan tidak akan dapat diubah. "Rusia terus bersikeras bahwa masalah ini harus dikesampingkan pada pembicaraan Jenewa," tegasnya seraya menambahkan bahwa hal itu tidak berarti bahwa Rusia memiliki hubungan khusus dengan Bashar Assad.

"Kami akan menerima siapa pun yang dipilih rakyat Suriah. Namun, pilihan ini harus dilakukan dengan cara demokratis dan tanpa tekanan dari luar," kata anggota parlemen Rusia tersebut. "Rusia menganggap tugas utama dari pembicaraan inter-Suriah di Jenewa adalah untuk menciptakan segala kondisi yang diperlukan untuk mengakomodasi kehendak rakyat Suriah secara bebas."

Sebelumnya Kedutaan Besar AS di Rusia mengatakan kepada TASS bahwa selama berada di Moskow pada awal Maret ini, Direktur CIA John Brennan bersikeras agar Assad harus turun dari kursi kepemimpinannya dan segera dilaksanakannya transisi politik yang nyata di Suriah.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.