ICIJ Tolak Ungkap Inti Laporan Investigasi Tentang Putin Sebelum Terbit

Direktur ICIJ enggan mengomentari pernyataan Juru Bicara Presiden Rusia Dmitry Peskov.

Konsorsium Internasional Jurnalis Investigasi (ICIJ) yang berbasis di Washington, AS, telah menolak untuk mengungkapkan inti laporan yang tengah mereka siapkan terkait Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum diterbitkan.

Kepada TASS, Direktur ICIJ Gerard Ryle enggan mengomentari pernyataan Juru Bicara Presiden Rusia Dmitry Peskov yang mengatakan bahwa laporan tersebut suatu kampanye terang-terangan yang didalangi.

"Ya, kami adalah Konsorsium Internasional Jurnalis Investigasi, dan kami telah meminta komentar dari pihak berwenang Rusia sebagai bagian dari investigasi yang sedang berlangsung. Kami akan menerbitkan hasilnya tak lama lagi," katanya.

"Saya tak bisa mengatakan lebih dari itu, saya minta maaf," kata Gerard Ryle dalam merespons pertanyaan kapan dan di mana laporan tersebut akan dipublikasikan.

Sebelumnya pada Senin (28/3), juru bicara Kremlin mengatakan kepada para wartawan bahwa sejumlah media massa sedang mempersiapkan serangan media yang direncanakan terhadap Putin dan orang-orang di lingkarannya.

Peskov memperingatkan bahwa publikasi yang akan datang tersebut akan berfokus pada sosok Putin secara pribadi. Laporan tersebut, kata Peskov, berusaha untuk menggali informasi mengenai keluarga dan juga teman-teman lama Putin, termasuk beberapa pengusaha, di antaranya Kovalchuk, Rottenberg, dan sebagainya. Selain itu, publikasi tersebut juga akan menyangkutpautkan perusahaan minyak tertentu dan sejumlah besar pengusaha yang bahkan belum pernah dilihat Putin dalam hidupnya.

"Satu media penuh kebohongan lainnya yang menyamar sebagai contoh objektivitas akan terbit dalam waktu dekat. Kami telah menerima beberapa pertanyaan dengan kata-kata manis yang sangat tampak seperti kuesioner dari sebuah organisasi yang menamakan dirinya sebagai Konsorsium Internasional Jurnalis Investigasi," kata Peskov. Dia mengatakan bahwa publikasi berdasarkan pertanyaan-pertanyaan tersebut kini sedang disiapkan dalam beberapa hari ke depan di Jerman, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Swiss, dan Rusia.

"Kami percaya bahwa ini adalah suatu kampanye terang-terangan yang didalangi," kata Peskov seraya menambahkan bahwa organisasi yang disebutkan mungkin melibatkan bukan hanya wartawan, tapi juga perwakilan dinas dan organisasi khusus.

Terkait permintaan ICIJ, Peskov mengatakan bahwa dokumen-dokumen organisasi tersebut berisi pertanyaan yang telah ditanyai ratusan kali dan dijawab ratusan kali pula. "Jawabannya bersifat resmi, emosional, dan berdasarkan fakta."

Peskov menunjukkan bahwa Kremlin telah memutuskan untuk mengungkapkan sikapnya terkait isu ini sejak awal. Peskov menyuarakan harapannya agar para wartawan yang menempatkan nama mereka dalam segala hal yang berhubungan dengan propaganda tersebut akan mengedepankan standar profesionalisme di atas segalanya.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.