Turkoman Suriah Hargai Bantuan Moskow dan Sesali Penembakan Pilot Rusia

Suku Turkoman berharap Rusia terus membantu dalam menjaga perdamaian.

Sekitar lima ton bantuan kemanusiaan Rusia-Suriah dikirim ke desa suku Turkoman El-Isaviya yang terletak 20 Km dari perbatasan Turki-Suriah. Selain itu, unit medis lapangan juga ditempatkan di desa tersebut.

"Saya sangat menghargai bantuan yang diberikan Federasi Rusia kepada kami.... Kami selalu hidup dengan tenang dan damai. Kami selalu membina hubungan yang baik dengan semua negara tetangga di sekitar kami. Kami semua adalah suku Turkoman, tapi kami adalah warga Suriah, dan ingin terus hidup dalam damai," kata Kepala Administrasi El-Isaviya Mustafa Kafi kepada wartawan.

Kafi menambahkan, suku Turkoman turut berduka atas kematian pilot Rusia yang ditembak pada November lalu dan berharap Rusia terus membantu dalam menjaga perdamaian.

Pada 24 November 2015, pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Turki menembak jatuh pesawat pengebom Sukhoi Su-24M Rusia yang terlibat dalam operasi antiterorisme Rusia di Suriah. Awak Su-24M berhasil mengeluarkan diri dari pesawat dengan kursi lontar, tetapi salah satu dari dua pilot tewas akibat tembakan dari darat. Pilot kedua berhasil diselamatkan setelah operasi pencarian selama 12 jam. Selama evakuasi awak Su-24M, sebuah helikopter Mi-8 hilang dan seorang marinir kontrak tewas. Insiden itu terjadi di daerah tempat suku Turkoman Suriah bermukim.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.