Militer AS Akui Enggan Berbagi Informasi Operasi Antiteroris dengan Rusia

Militer AS menolak berbagi informasi terkait operasi yang mereka lakukan di Suriah kepada militer Rusia.

Militer Rusia telah meminta informasi tambahan kepada koalisi pimpinan AS — terkait kampanye antiteroris yang dilakukan pihak koalisi terhadap ISIS — untuk lebih memahami operasi yang tengah dilakukan pasukan koalisi. Demikian hal tersebut dilaporkan media Rusia Sputnik, mengutip pernyataan yang disampaikan Komandan Pusat Komando Angkatan Udara Amerika Serikat Letnan Jenderal Charles Brown dalam sebuah konferensi pers, Kamis (18/2).

"Mereka (Rusia) telah menanyakan kami banyak hal," kata Brown. "Mereka tidak menanyakan daerah tertentu secara spesifik yang di sana tidak boleh diterbangi atau dijatuhkan bom, tapi mereka benar-benar mencari informasi untuk memahami operasi kami — dan itu bukan sesuatu yang akan saya bagikan."

Perang saudara di Suriah telah berlangsung sejak 2011. Peperangan terjadi antara tentara yang setia kepada Presiden Suriah Bashar Assad dengan beberapa faksi oposisi dan organisasi militan, termasuk ISIS, yang keberadaannya dilarang di sejumlah negara, termasuk Rusia.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.