Dubes Suriah untuk Rusia: AS Hantam RS di Maarat Numan dengan Roket

Pernyataan yang menuduh Moskow sebagai pelaku serangan adalah bagian dari perang media, kata dubes Suriah untuk Rusia.

Sebuah rumah sakit yang didukung organisasi kemanusiaan medis independen internasional Dokter Lintas Batas (Médecins Sans Frontières/MSF) di kota yang terletak di barat laut Suriah, Maarat Numan, Provinsi Idlib, dihantam empat buah roket pada Senin (15/2) pagi. Demkian hal tersebut dikabarkan media Rusia Sputnik, mengutip laporan yang dirilis MSF.

Laporan tersebut tak menyebutkan pihak mana yang diduga berada di balik penyerangan tersebut. Namun demikian, pada hari itu pula, Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menuduh Rusia bertanggung jawab atas serangan tersebut.

"Sebenarnya, Angkatan Udara AS-lah yang telah menghancurkan rumah sakit itu. Tragedi ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan Angkatan Udara Rusia. Hal ini telah dikonfirmasi berdasarkan informasi dari intelijen," kata Duta Besar Suriah untuk Rusia Riad Haddad dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Rossiya 24.

Haddad menambahkan bahwa pernyataan yang menuduh Moskow sebagai pelaku serangan adalah bagian dari perang media.

Perang saudara di Suriah telah berlangsung sejak 2011. Peperangan terjadi antara tentara yang setia kepada Presiden Suriah Bashar Assad dengan beberapa faksi oposisi dan organisasi militan, termasuk ISIS, yang keberadaannya dilarang di sejumlah negara, termasuk Rusia.

Rusia memulai kampanye udara antiteroris di Suriah pada 30 September 2015, menyusul permintaan resmi dari Damaskus. Sebelum kehadiran Rusia, koalisi pimpinan AS telah lebih dulu mengebom posisi ISIS di Suriah tanpa persetujuan dari Dewan Keamanan PBB atau pemerintah Suriah.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.