Terapkan Kebijakan Konfrontatif Terhadap Rusia, NATO Tembak Kakinya Sendiri

NATO telah menembak kakinya sendiri ketika mereka memotong kerja sama praktis di zona kepentingan bersama.

Dengan menerapkan kebijakan konfrontatif terhadap Rusia, NATO bagaikan menembak kakinya sendiri. Demikian hal tersebut diungkapkan Wakil Tetap Rusia untuk NATO Alexander Grushko, Senin (8/2).

"Sebenarnya, NATO telah menembak kakinya sendiri ketika mereka menghentikan kerja sama praktis di zona kepentingan bersama," kata Grushko, "dan kita lihat sekarang gelombang migrasi membanjiri Eropa, sementara terjadi pembangunan di Timur Tengah dan Afrika Utara."

Grushko mengatakan penghentian proyek pelatihan gabungan polisi narkoba untuk Afghanistan oleh NATO tidak hanya membahayakan keamanan publik di Rusia, tetapi juga berdampak langsung terhadap keamanan Eropa.

Berbicara tentang prospek dimulainya kembali dialog Rusia-NATO, sang diplomat Rusia menekankan bahwa aliansi tersebut harus mengubah kebijakan yang seolah-olah mustahil untuk membangun dialog ketika suatu negara dipandang sebagai ancaman terhadap keamanan yang akan menular bagai virus.

Dewan Rusia-NATO (NRC) didirikan pada KTT NATO-Rusia di Roma tanggal 28 Mei 2002 — berdasarkan Deklarasi Roma tentang "Hubungan NATO-Rusia: Kualitas Baru" tahun 2002 — yang dibangun atas tujuan dan prinsip-prinsip Founding Act 1997. Dewan ini didirikan sebagai struktur utama dan sekalgus wadah untuk memajukan hubungan antara NATO dan Rusia. NRC berfungsi sebagai mekanisme untuk konsultasi, membangun konsensus, kerja sama, keputusan bersama dan sekaligus aksi bersama dalam spektrum yang luas atas berbagai isu keamanan di wilayah Euro-Atlantik. Pertemuan terakhir NRC berlangsung pada bulan Juni 2014. Saat ini, dialog dalam format ini praktis dibekukan selama terjadinya konflik di Ukraina.

Pada tanggal 2 Desember, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa aliansi telah memutuskan untuk melanjutkan kerja Dewan Rusia-NATO. Mengomentari pernyataan ini, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Moskow tidak pernah menolak kerja sama dalam format ini.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.