Sejak Awal Februari, Rusia Serang Hampir 900 Target Teroris di Suriah

Pasukan Kedirgantaraan Rusia telah melancarkan 237 serangan mendadak dan menyerang 875 target organisasi teroris.

Pasukan aviasi Rusia telah melakukan 237 serangan mendadak dan menyerang hampir sebanyak 900 target di lima provinsi di Suriah. Demikian hal tersebut diungkapan Juru Bicara Resmi Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov kepada wartawan, Kamis (4/2).

"Pada 1 – 4 Februari, Pasukan Kedirgantaraan Rusia telah melancarkan 237 serangan mendadak dan menyerang 875 target organisasi teroris di Provinsi Aleppo, Latakia, Homs, Hama, dan Deir ez-Zor," kata Konashenkov. Ia menambahkan, akibat serangan udara Rusia, para teroris menderita kerugian yang cukup besar di daerah-daerah pertempuran tersebut.

Pada Senin (1/2), Konashenkov mengatakan bahwa aviasi Rusia telah menyerang lebih dari 1.350 sasaran dan melakukan hampir sebanyak 470 serangan mendadak pada akhir Januari.

Adapun pesawat-pesawat tempur koalisi internasional, berdasarkan informasi yang disampaikan Konashenkov, melancarkan 12 serangan kuat terhadap sasaran-sasaran di lima provinsi di Suriah pada tanggal 1 – 3 Februari.

Menurut Konashenkov, pesawat-pesawat tempur koalisi internasional melancarkan 12 serangan rudal dan bom ke berbagai sasaran di Provinsi Aleppo, Homs, Raqqa, al-Hasakah, dan Deir ez-Zor.

Rusia meluncurkan serangan militer ke sasaran ISIS kelompok teroris Jabhat al-Nusra di Suriah sejak 30 September 2015. Serangan ini dilancarkan beberapa jam setelah Dewan Federasi Rusia memperbolehkan Presiden Vladimir Putin menggunakan Angkatan Rusia di luar negeri. Sebelumnya, Presiden Suriah Bashar Al-Assad meminta bantuan langsung kepada Presiden Rusia. Sejak awal operasi, kelompok udara Rusia telah melakukan ratusan serangan mendadak, menghancurkan puluhan gudang amunisi, gudang bahan peledak, dan berbagai pos komando.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.