Kiev Akan Hapus Lambang Palu dan Arit dari Monumen Peringatan PD II

Monumen itu didedikasikan untuk mengenang kemenangan Tentara Merah Uni Soviet atas Nazi Jerman pada Perang Dunia II.

Lambang negara Uni Soviet, palu dan arit, akan dihapus dari Monumen Ibu Pertiwi di Kiev, Ukraina, yang didedikasikan untuk mengenang kemenangan Tentara Merah Uni Soviet atas Nazi Jerman pada Perang Dunia II, kata Kepala Institut Kenangan Nasional Ukraina, pada Rabu (20/1).

"Lambang negara Soviet akan dihapus dari patung itu," kata Vladimir Viktorovich dalam halaman Facebook-nya.

Patung setinggi 102 meter dan berbobot 560 ton tersebut merupakan bagian dari Museum Sejarah Ukraina di Perang Dunia II. Sejak 2009, monumen yang terletak di tepi Sungai Dnieper ini sedang dalam masa rekonstruksi.

Pada April 2015, parlemen Ukraina, Verkhovna Rada, mengesahkan undang-undang yang mengutuk rezim totaliter komunis dan Nazi, dan sekaligus melarang berbagai propaganda dan simbol yang berkaitan dengan kedua rezim tersebut. Pada bulan Mei, Presiden Petro Poroshenko menandatangani empat hukum terkait yang disebut sebagai "paket dekomunisasi".

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.