Dapatkan Informasi dari Kelompok Oposisi, Rusia Serang Kamp ISIS di Homs

Su-25 Rusia baru menyerang target setelah militer Rusia melakukan pengintaian ekstra.

Pesawat pengebom-tempur Su-25 Rusia telah menyerang kamp ISIS di Provinsi Homs, Suriah, dengan menggunakan data yang disediakan kelompok oposisi pemerintah Suriah. Demikian informasi tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov kepada para awak media.

"Beberapa hari lalu, satu kelompok oposisi yang berjiwa patriotik berbagi informasi tentang lokasi kamp militan ISIS di dekat Kissin, Provinsi Homs," kata Konashenkov.

Namun demikian, Rusia tak lantas langsung menyerang target berdasarkan data yang diperoleh tersebut. Menurut Konashenkov, Su-25 Rusia baru menyerang target setelah militer Rusia melakukan pengintaian ekstra dengan drone dan pengecekan lebih lanjut melalui pusat informasi Baghdad.

"Komando kelompok udara Rusia terus berinteraksi dengan kelompok oposisi patriotik di Suriah dan bekerja sama melawan kelompok-kelompok teroris, seperti ISIS dan Jabhat al-Nusra," tambahnya.

Pesawat tempur Rusia telah menyerang kelompok teroris ISIS dan Jabhat al-Nusra sejak 30 September 2015 atas permintaan Presiden Suriah Bashar al-Assad. Pekan lalu, Kepala Staf Jenderal Direktorat Operasi Sergey Rudskoy mengatakan bahwa militer Rusia mendapatkan informasi mengenai salah satu dari lima target mereka yang tiba-tiba diserang kelompok oposisi. Lebih dari 10.500 milisi oposisi diketahui berperang melawan teroris di Suriah.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.