Tolak Tawaran Kiev, Pemimpin Krimea Apresiasi Semangat Patriotisme Warganya

Menurut Aksyonov, hasil jajak pendapat sama sekali tidak mengejutkan baginya.

Pemimpin Krimea Sergey Aksyonov mengucapkan terima kasih kepada penduduk semenanjung tersebut atas kesabaran, kepercayaan diri, dan jiwa patriotisme mereka. Demikian hal tersebut ia ungkapkan, menanggapi hasil hasil jajak pendapat yang dilakukan Pusat Riset Opini Publik Rusia (VTsIOM) kepada masyarakat Krimea terkait sikap mereka terhadap kontrak pasokan energi yang diajukan Ukraina.

"Kiev sebaiknya melupakan gagasan kembalinya Krimea ke Ukraina. Mereka telah benar-benar kehilangan pasar Krimea, dan mereka telah membuat orang-orang di Krimea semakin tidak menyukai Kiev," kata Aksyonov.

Menurut Aksyonov, hasil jajak pendapat sama sekali tidak mengejutkan baginya.

"Orang-orang di sini siap untuk sabar menghadapi kesulitan sementara, daripada berurusan dengan rezim Kiev yang penuh kedengkian dan menjadi kaki tangan teroris," ujarnya.

Pada 31 Desember 2015, Presiden Rusia Vladimir Putin menginstruksikan untuk melakukan jajak pendapat kepada penduduk di Krimea dan Sevastopol.

Dalam sesi jumpa pers pada Jumat (1/1), Direktur Jenderal VTsIOM Valery Fyodorov mengungkapkan, mayoritas responden mengatakan bahwa kontrak komersial pasokan energi dari Ukraina ke Krimea dan Sevastopol tidak boleh menyebutkan klaim Ukraina atas bahwa semenanjung tersebut. Sebanyak 94 persen responden mengaku siap untuk berhadapan dengan krisis energi selama tiga sampai empat bulan ke depan.

Krimea praktis kehilangan sumber daya listriknya sejak menara transmisi listrik di wilayah Kherson, Ukraina, diledakkan oleh penyerang tak dikenal pada 22 November lalu. Situasi mulai stabil pada 2 Desember setelah Rusia meluncurkan rangkaian "jalur energi" tahap pertama dari wilayah selatan Rusia, Krasnodar. Pada tanggal 15 Desember, rangkaian "jalur energi" tahap kedua diterapkan dan berhasil meningkatkan tenaga listrik sebesar 400 MW untuk Krimea.

Pemerintah Rusia berencana untuk mengoperasikan dua jaringan listrik lainnya pada musim semi mendatang. Jika jaringan listrik tersebut telah dioperasikan, Krimea akan sepenuhnya mandiri dari pasokan listrik Ukraina.

Skema perjanjian pasokan listrik dari Ukraina ke Krimea telah berakhir pada 31 Desember lalu.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.