Institut Studi Oriental Tertua Rusia Rayakan 200 Tahun Hari Jadinya

Sebuah pameran yang didedikasikan untuk merayakan ulang tahun ke-200 Institut Bahasa Oriental Lazarev dan Sekolah Studi Oriental Moskow dibuka di MGIMO.

Sebuah pameran yang didedikasikan untuk merayakan ulang tahun ke-200 Institut Bahasa Oriental Lazarev dan Sekolah Studi Oriental Moskow dibuka pada 22 Desember di perpustakaan penelitian Institut Negeri Hubungan Internasional Moskow (MGIMO).

Pembukaan pameran turut dihadiri delegasi dari Kementerian Luar Negeri Armenia yang dikepalai oleh Menteri Luar Negeri Edward Nalbandian yang merupakan alumnus MGIMO. Di antara para tamu kehormatan yang hadir, ada pula kepala keuskupan Novo-Nakhichevan dan Rusia Gereja Apostolik Armenia Uskup Agung Yezras

Dalam pembukaan pameran, Rektor MGIMO Anatoly Torkunov menyebutkan kontribusi Institut Studi Oriental terhadap pembangunan studi ketimuran di Rusia. “Institut Lazarev menjadi terkenal bukan hanya karena institut tersebut merupakan lembaga profesional pertama yang menghasilkan para ahli studi Oriental untuk dinas luar negeri, tetapi juga dengan fakta bahwa selama lebih dari 200 tahun, Institut Lazarev tak pernah berhenti menyumbangkan karyanya. MGIMO sebagai penerus Institut Lazarev kini akan terus mempertahankan tradisi sekolah oriental yang begitu kaya,” kata Torkunov.

Institut Lazarev dibuka pada 1815 di Moskow sebagai sekolah elit Armenia yang mengajarkan bahasa Turki, Persia, Arab dan bahasa oriental lainnya. Pada 1927, Institut ini berubah menjadi lembaga pendidikan khusus pertama yang mempersiapkan para diplomat profesional di masa depan dan para penerjemah di negara-negara Timur dengan nama Institut Studi Oriental Moskow.

Institut ini tetap eksis hingga 1954, dan kini pada bangunannya terdapat Kedutaan Besar Armenia. Jurusan Bahasa India dan Jurusan Bahasa Negara Timur Tengah hampir sepenuhnya dipindahkan ke MGIMO. Beberapa bagian jurusan lain kemudian bergabung dengan Institut Studi Oriental Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia (RAN).

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.