AU Rusia Tingkatkan Intensitas Serangan Terhadap ISIS di Suriah

Selama empat hari, AU Rusia berhasil menghancurkan ratusan objek milik teroris.

Sejak 5 Desember, kelompok militer Rusia meningkatkan intensitas serangan terhadap kelompok teroris ISIS dan organisasi-organisasi ekstremis lainnya di wilayah Suriah. Demikian hal tersebut disampaikan oleh layanan pers Kementerian Pertahanan Rusia, (9/12).

Rudal dan serangan udara besar-besaran dilancarkan oleh pesawat pengebom jarak jauh Tu-22M3 milik Rusia dari pangkalan udara Mozdok, kelompok aviasi dari lapangan udara Hmeimim, dan kapal selam dari Laut Tengah.

Selama empat hari terakhir, pesawat pengebom jarak jauh Tu-22M3 dari lapangan udara Mozdok melakukan 600 serangan mendadak pada 300 sasaran teroris di Provinsi Raqqa dan Deir ez-Zor, demikian menurut laporan tersebut.

“Penerbangan militer taktis dari pangkalan udara Hmeimim melancarkan 238 serangan pada 699 sasaran teroris,” lapor layanan pers.

“Setelah misi tempur selesai, semua pesawat kembali ke pangkalan udara,” kata narasumber dari Kementerian Pertahanan.

“Selama empat hari, sebanyak 1.920 bom dari berbagai jenis telah dijatuhkan dan menghancurkan 70 pusat komando, 21 pusat pelatihan militan, enam pabrik untuk produksi amunisi dan bahan peledak, 43 gudang yang berisikan senjata, enam fasilitas penyimpanan dan penyulingan minyak, serta beberapa objek lainnya,” kata pihak Kementerian Pertahanan menambahkan.

“Untuk pertama kalinya, kami melancarkan serangan menggunakan kelompok rudal jelajah ‘Kalibr’ dari bawah laut, tepatnya dari kapal selam Rostov-na-Donu. Aksi ini menghancurkan dua pos komando penting milik organisasi teroris ISIS di Provinsi Raqqa.”

Kementerian Pertahanan mengatakan, serangan tersebut berhasil menciptakan situasi yang kondusif bagi pasukan tentara Surah yang bekerja sama dengan angkatan bersenjata lainnya di wilayah Aleppo, Idlib, Gunung Latakia, dan Tadmur untuk melakukan serangan lebih lanjut.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.