Rusia Kirim Sistem Rudal S-400 ke Suriah

Kompleks S-400.

Kompleks S-400.

Sistem pertahanan rudal antipesawat S-400 "Triumph" akan dikirim ke Pangkalan Udara Hmeimim.

Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu menyatakan pada hari ini, Rabu (25/11), bahwa sistem pertahanan rudal antipesawat S-400 "Triumph" akan dikirim ke Pangkalan Udara Hmeimim di Suriah.

RS S-400 Triumf, Sistem Misil Pertahanan Udara

Jangkauan deteksi sasaran: 600 kilometer

Jarak jangkau sasaran: 400 kilometer (sasaran aerodinamik), 60 kilometer (sasaran balistik)

Batas ketinggian sasaran: 10 meter - 27 kilometer

RS S-400 Triumf dirancang untuk melawan sasaran udara aerodinamis (pesawat taktis dan strategis serta pengganggu radar seperti pesawat AWACS dan KR), termasuk melawan teknologi siluman dengan jarak jangkau sekitar 400 kilometer. Sistem ini dapat mencegat misil balistik, sasaran supersonik, dan alat-alat serangan udara lain yang ada ataupun yang berpotensi ada. Dibanding pendahulunya, S-300 Triumf, RS S-400 memiliki laju api (rate of fire) dua setengah kali lebih tinggi. Sistem ini akan tersedia untuk ekspor setelah 2016.

Infografis Sistem Pertahanan Rudal RusiaInfografis Sistem Pertahanan Rudal Rusia

Kemarin, Selasa (24/11), pesawat pengebom milik AU Rusia Sukhoi Su-24 ditembak jatuh oleh misil udara-ke-udara yang diluncurkan oleh pesawat tempur Turki F-16 oleh AU Turki. Berdasarkan hasil penyelidikan, saat ditembak, Su-24 Rusia berada di ketinggian enam ribu meter, di jarak satu kilometer dari perbatasan Turki.

Kementerian Pertahanan Rusia kemudian menjelaskan bahwa pesawat Su-24 ditembak jatuh dalam perjalanan menuju markas Hmeimim di Suriah.

Menhan Rusia Publikasikan Peta dengan Jalur Penerbangan Su-24

Pesawat Su-24 yang jatuh di Suriah ditembak AU Turki karena dianggap telah melanggar perbatasan ruang udara Turki. Menanggapi hal ini, Moskow menyatakan bahwa pesawatnya sama sekali tidak melanggar perbatasan udara Turki.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.