Putin: Tentara Rusia Capai Hasil Mengesankan di Suriah

Presiden Putin mengatakan, pasukan Militer Rusia mencapai hasil yang mengesankan di Suriah.

Pasukan Militer Rusia mencapai hasil yang mengesankan di Suriah. Hal ini dinyatakan Presiden Rusia Vladimir Putin pada pertemuan tertutup Dewan Kepala Negara CIS (Commonwealth of Independent States/Persemakmuran Negara-negara Merdeka).

Operasi Angkatan Udara Rusia di Suriah

Operasi Angkatan Udara Rusia di Suriah Sejak tanggal 30 September, AU Rusia menyerang ISIS di Suriah atas permintaan dari Presiden Suriah Bashar al-Assad. Kelompok Angkatan Udara Rusia mencakup lebih dari 50 pesawat terbang dan helikopter termasuk pesawat tempur Su-34 dan Su-30CM terbaru. Namun demikian, Rusia tidak berencana bepartisipasi dalam operasi darat di Suriah.

“Serangan dari udara dan laut dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan pihak Suriah dan pasukan kami telah mencapai hasil yang mengesankan. Kami telah berhasil menghancurkan puluhan pusat kontrol dan gudang amunisi, ratusan teroris, dan sejumlah besar peralatan militer,” ujar Putin.

Secara umum, menurut presiden Rusia, front utama melawan kejahatan terorisme internasional berada di Timur Tengah. Putin menekankan bahwa Rusia selalu berdiri dalam pembentukan koalisi yang luas untuk melawan ekstremis dan teroris.

“Rusia telah berulang kali memperingatkan bahaya peningkatan pasukan radikal di wilayah ini, dan secara konsisten mengimbau kerja sama masyarakat internasional di semua tingkat dalam melawan kelompok-kelompok ekstremis. Dalam konteks ini, kami merasa itu adalah tugas kita semua untuk mengambil tindakan nyata dalam memerangi ISIS dan pasukan radikal di Suriah,” ujar Putin.

Dengan demikian ia mengingatkan bahwa operasi pasukan udara Rusia yang melibatkan kapal-kapal dari Armada Laut Kaspia sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional dan benar-benar sah karena dilakukan atas dasar permintaan resmi dari Presiden Bashar al-Assad.

“Armada Laut Kaspia memiliki ruang lingkup yang kuat, pesawat, dan sarana lain yang digunakan secara eksklusif untuk menyerang kelompok teroris. Ada juga batas waktu untuk kegiatan Rusia yang dibatasi jangka operasi pasukan Pemerintah Suriah,” kata sang presiden menekankan.

Pertama kali dipublikasikan dalam bahasa Rusia oleh TASS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.