Kunjungi Rusia, Anis Matta: Indonesia Tertarik Bekerja Sama dengan Tatarstan

Indonesia tertarik mengembangkan kerja sama dengan Tatarstan di bidang pertanian, pertambangan, dan otomotif.

Indonesia tertarik bekerja sama dengan Tatarstan di bidang pertanian, pertambangan, dan otomotif, demikian disampaikan delegasi Indonesia ketika berkunjung ke Technopolis Himgrad di Kazan, Tatarstan.

Delegasi Indonesia yang diwakili Anis Matta dari Partai Keadilan Sejahtera tiba di Tatarstan untuk mengembangkan kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan republik Islam tersebut. Saat kunjungan berlangsung, delegasi Indonesia diajak melihat tempat-tempat inovatif di Tatarstan, termasuk Technopolis Himgrad.

Pengelola Technopolis Himgrad, Direktur Umum Ideya Kapital Aleksey Grushin, menjelaskan sistem pelayanan yang diberikan kepada warga dan kegiatan yang dilakukan penduduk setempat.

“Saat ini hubungan bilateral Rusia-Indonesia semakin kuat. Namun, kami juga ingin menjalin kerja sama dengan daerah-daerah Rusia secara langsung, termasuk Tatarstan. Kami tertarik mengetahui lebih jauh mengenai inovasi teknologi di bidang pertanian, pertambangan, pengolahan makanan, otomotif, dan energi di republik ini,” tutur Anis Matta di Technopolis.

Technopolis Himgrad merupakan sebuah kompleks industri modern seluas 131 hektar yang menjadi lahan bisnis di bidang kimia dan pengolahan polimer, dengan luas bangunan proyek lebih dari 500 meter persegi. Technopolis Himgrad didirikan pada 2007 dan menyediakan infrastruktur canggih agar penduduk setempat dapat lebih produktif.

Saat ini, lebih dari 250 warga telah bergabung dengan Himgrad, terdiri dari para pengusaha kecil dan menengah yang bergerak di bidang kimia, pengolahan polimer, nanoteknologi, sumber daya energi dan efisiensi energi, serta teknologi medis. Himgrad telah mendapat sertifikasi dari Asosiasi Kompleks Industri Kimia Rusia.

Pertama kali dipublikasikan di RIA Novosti.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.