Kekurangan Dana, Kartun "Masha dan Beruang" Berhenti Diproduksi

Seri animasi anak-anak dari Rusia yang terkenal hingga ke Indonesia, Masha i Medved (Masha and the Bear atau Masha dan Beruang) akan berhenti diproduksi setelah episode ke-52.

Seri animasi anak-anak dari Rusia yang terkenal hingga ke Indonesia, Masha i Medved (Masha and the Bear atau Masha dan Beruang) akan berhenti diproduksi setelah episode ke-52, demikian disampaikan pencipta animasi pada surat kabar Izvestia. Sebelumnya, rumah produksi Animaccord meluncurkan episode terakhir dari seri kartun tersebut di YouTube, yang saat ini telah dilihat 21 ribu kali.

Berdasarkan sinopsis yang ditulis Meduza, dalam episode terakhir, Masha kecil yang biasanya kekanak-kanakan mulai bersikap dewasa, mengerjakan tugas-tugasnya dan berperilaku sopan. Ia kemudian menghubungi neneknya, yang menjemputnya dari hutan dan membawa Masha kembali ke 'kota'. Kata-kata perpisahan yang disampaikan Masha pada binatang-binatang hutan menyebutkan ia mungkin akan kembali suatu hari nanti.

Produser seri kartun ini, Dmitry Loveiko, menyampaikan pada Izvestia bahwa Animaccord kekurangan dana yang dibutuhkan untuk melanjutkan produksi, meski Masha i Medved sangat populer di dalam dan luar negeri. 

Episode pertama Masha i Medved diluncurkan di televisi nasional Rusia pada 2009, sebagai bagian dari program anak-anak Spokoinoi nochi, malyshi ("Selamat malam, Nak!"). Tiap episode berdurasi enam menit dan mengisahkan petualangan gadis kecil yang tinggal bersama seekor beruang di hutan. Saat ini, kartun tersebut tayang di televisi dan tersedia dalam bentuk DVD di 30 negara di dunia. Saluran YouTube Masha i Medved memiliki lebih dari 3,6 juta pelanggan dan telah dilihat lebih dari 4,3 miliar kali.

Diolah berdasarkan materi dari Meduza.

Baca lebih banyak mengenai Animasi Rusia >>>

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.

More