Awal 2016, Rusia Mulai Sewakan Tanah di Timur Jauh

Permohonan penyewaan tanah dapat diajukan melalui internet.

Pemerintah Timur Jauh Rusia akan muali mengalokasikan bidang tanah pada penduduk lokal yang ingin pindah ke wilayah tersebut pada awal 2016, demikian disampaikan Wakil Perdana Menteri dan Perwakilan Kepresidenan untuk Distrik Federal Timur Jauh Yuri Trutnev, Selasa (11/8).

"Kami akan mulai menjalankan program tersebut sebelum akhir 2015. Kami berharap dapat memenuhi tengat waktu, namun semau itu akan benar-benar dimulai pada 2016," terang Trutnev.

Trutnev menyebutkan, pemilik tanah kelak bebas memilih bagaimana mengembangkan tanah mereka di bawah batasan yang ditetapkan oleh hukum Rusia. Penyewa tanah dapat membangun rumah, hotel kecil, atau fasilitas pariwisata bagi para pelancong.

Sang wakil PM berharap jumlah aplikasi akan meningkat pesat pada awal penerapan proyek, karena siapapun bisa mengajukan permohonan untuk menyewa tanah melalui internet.

Pada Januari lalu, Trutnev mengajukan proposal pada Presiden Rusia Vladimir Putin agar mengalokasikan satu hektar tanah secara gratis bagi tiap penduduk Timur Jauh dan mereka yang siap pindah ke wilayah tersebut.

Ia menjelaskan, saat ini sejumlah 614 juta hektar tanah di Timur Jauh merupakan milik pemerintah Timur Jauh.

Baca lebih banyak mengenai Timur Jauh >>> 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.