Kadyrov: Tidak Ada Jalan Pulang ke Chechnya bagi Teroris

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov mengusulkan pencabutan kewarganegaraan Rusia kepada warga Rusia yang bergabung dengan organisasi teroris ISIS.

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov mengusulkan pencabutan kewarganegaraan Rusia kepada warga Rusia yang bergabung dengan organisasi teroris ISIS.

"Mereka yang pergi ke Suriah atau Irak harus tahu bahwa tidak ada jalan kembali ke Chechnya baginya. Menurut saya, bahkan pencabutan kewarganegaraan dari setiap wilayah negara kepada mereka yang memutuskan untuk bergabung dengan organisasi teroris ini adalah langkah yang tepat. Jangan biarkan mereka kembali ke Rusia," ungkap Kadyrov di jejaring sosial.

Kadyrov mengadakan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Ruslan Alkhanov dan para komandan regional unit Kementerian Dalam Negeri. "Chechnya akan bersikap tegas dalam memerangi terorisme, dan hal tersebut harus ditiru negara-negara lain," ujarnya.

"Bagaimanapun kita tidak boleh meremehkan fenomena ini. Organisasi iblis ini bertindak atas perintah dari badan-badan intelijen Barat untuk melakukan serangan di negara-negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Tujuan mereka adalah untuk menumpahkan darah para muslim lebih banyak lagi dan menghancurkan ekonomi, serta merusak integritas negara-negara Islam," ujar Kadyrov.

"Tidak Akan Pernah Ada Basis, Cabang, Bahkan Bau ISIS di Republik Chechnya"

Pada Rabu (15/7) lalu, Ramzan Kadyrov meyakinkan bahwa Chechnya belum dan tidak akan menjadi basis dari organisasi ISIS.

"Kami mendengar dari organisasi iblis ini bahwa mereka membuka beberapa cabang di Kaukasus Utara dan ruang gerak mereka kini semakin berkembang. Saya ingin menyampaikan bahwa kita tidak perlu menghiraukan ucapan setan tersebut dan tidak akan ada basis, cabang, bahkan bau mereka sekali pun di Republik Chechnya," ujar Kadyrov setelah mengadakan inspeksi kesiapan pasukan khusus di wilayah Kurchaloy.

"Kelompok teroris tidak akan pernah berhasil datang ke sini dan jika mereka berani mengambil risiko, hal ini akan menjadi aksi terakhir yang akan mereka lakukan dalam hidup mereka," ujar Kadyrov melalui layanan pers Chechnya.

Pelayan Keamanan Harus Pastikan Situasi di Bawah Kendali

"Dinas Keamanan Federal dan layanan khusus Rusia lainnya harus selalu memantau situasi mengenai keterlibatan warga dalam jajaran organisasi teroris ISIS," ujar Juru Bicara Presiden Rusia Dmitry Peskov pada Kamis (16/7).

"Organisasi teroris akan memengaruhi ideologi fundamentalisme dan ekstremisme, sebagaimana yang tercantum pada Komite Antiterorisme Nasional, dan itu secara hukum adalah tugas Dinas Keamanan Federal," ujar perwakilan dari Kremlin.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.