Parlemen Rusia: Remehkan Dialog dengan Rusia, Keamanan Eropa Bisa Terancam

Pejabat Rusia yakin kondisi saat ini merupakan hasil dari kebijakan anti-Rusia yang diusung oleh anggota Uni Eropa ‘atas perintah’ dari Washington.

Majelis Rendah Parlemen Rusia (Duma) bereaksi keras atas penolakan Finlandia untuk mengizinkan juru bicara Duma Rusia Sergey Naryshkin dan lima warga negara Rusia lain yang seharusnya ambil bagian dalam sesi pertemuan parlemen negara anggota Organization for Security and Cooperation in Europe (OSCE), yang berlangsung 5-9 Juli, untuk memasuki Finlandia. Parlemen Rusia menyebutkan Eropa berisiko menghadapi ancaman keamanan karena telah meremehkan dialog politik dengan Rusia.

“Sanksi terhadap pejabat dan delegasi Rusia akan menciptakan konsekuensi negatif terhadap keamanan dan lingkungan politik di benua Eropa,” terang naskah pernyataan yang dipublikasikan oleh Duma Rusia. “Tindakan diskriminatif secara terang-terangan terhadap delegasi Rusia akan menimbulkan penyesalan dan kekacauan.”

Pejabat Rusia yakin bahwa situasi saat ini adalah hasil dari kebijakan tak ramah terhadap Rusia yang diusung oleh anggota Uni Eropa ‘atas perintah’ dari Washington, yang akan berdampak terhadap keamanan dan stabilitas di Eropa.

“Tindakan pemerintah Finlandia terhadap delegasi parlemen papan atas yang mewakili Rusia tak bisa dibenarkan, karena mereka telah mencampuri urusan birokrasi badan parlementer organisasi internasional,” demikian tertulis dalam draf dokumen tersebut.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.