Turis Moskow Tewas Terkena Ledakan Ranjau

Menurut perwakilan Komite Investigasi Rusia, ranjau tersebut kemungkinan berasal dari era Perang Dunia II.

Tiga orang turis dari Moskow tewas terbakar akibat ledakan ranjau di Karelia, Rusia barat laut, demikian disampaikan juru bicara Departemen Regional Komite Investigasi Rusia Vitaly Konovalov pada TASS.

Berdasarkan keterangan Kementerian Dalam Negeri Karelia, sebuah ledakan terjadi di dekat Desa Kushevanda, Jumat (12/6) sekitar pukul 23:00 waktu Moskow, menewaskan dua orang turis dari Moskow. Seorang turis lain meninggal di rumah sakit dan dua orang lainnya mengalami luka-luka.

"Sekelompok pelancong menemukan ranjau sisa Perang Dunia II di hutan kemudian berniat mengekstraksi bahan peledak dari ranjau tersebut. Namun nahas, ranjau malah meledak dan menewaskan tiga orang di antara mereka," terang Konovalov.

Setiap tahun, Rusia menjinakkan sekitar 500 hingga 600 ranjau, granat, dan bahan peledak lain yang ditemukan di wilayah Loukhi, Karelia, tempat para turis tersebut tewas. Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang anggota Departemen Pembersih Ranjau Tim SAR Republik Karelia tersebut pada TASS. Sepanjang tahun 2015 saja telah ditemukan 233 senjata peledak dari era Perang Dunia II di wilayah tersebut.

Baca juga: Keluarga Korban Bencana Nuklir Rusia Tuntut Ganti Rugi di Pengadilan Internasional >>>

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.